Pak Dokter Pilih Tak Hadiri Penetapan Paslon untuk Selamatkan Penderita Jantung

SURABAYAONLINE.CO-Karena lebih mementingkan menyelamatkan nyawa pasien, dr. Samasul tak memghadiri penetapan pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Kediri. Meski demikian, pasangan calon dr. Samsul dan Teguh Juniadi dinyatakan lolos admisrrasi dan sah menjadi peserta kontestas Pilwali Kota Kediri Juni 2018.

Tiga pasangan calon ( paslon) Walikota dan Wakil Walikota Kediri yang resmi ditetapkan oleh komisi pemilihan umum (KPU), di kantor KPU Kota Kediri, pada Senin (12/2/2018) pukul 20.00 wib.

Ketua KPU Kota Kediri Drs. Agus Rofik mengatakan, ketiga paslon yang ditetapkan oleh KPU dalam rapat pleno terbuka  pasangan calon Walikota Kediri, tahun 2018 adalah Abdullah Abubakar – Lilik Muhibah,   Aizudin – Sudjono Teguh Widjaya, dr. Samsul Ashar- Teguh Juniadi. “Ketiga pasangan calon Walikita dan Walikota Kediri ini, resmi kita tetapkan menjadi kontestan Pilwali Kota Kediri, pada Juni 2018 mendatang,” terangnya.

Usai penetapan pasangam calon, Teguh Juniadi, SE Calon Wakil Walikota pasangan dr. Samsul Ashar kepada wartawan mengatakan,  ketidak hadiran Pak Dokter dalam sidang penetapan ini karena ada hal yang sangat urgen yakni ada pasien jantung yang harus dioperasi malam ini juga.” Pak Dokter ada kepentingan mendadak,  karena ada pasien yang harus ada tindakan operasi jantung di RS Gambiran, ” katanya.

Sebenarnya sejak sore Pak Dokter telah hadir dalam sidang pari purna penetapan calon, karena ada kondisi mendesak untuk menyelamatkan pasien, maka Pak Dokrer memdahulukan penyelamatan.

“Tadi pak Dokter ada,  tapi ada pasien jantung yang harus dioeperasi, maka saat itu juga ia mohon ijin untuk tidak mengikuti sidang penetapan, ” lanjutnyaPenerimaan salinan berkas penetapan pasangam calon,  diwakili Teguh Juniadi dan theo dari PDIP. Untuk tahapan pengundian nomor rencananya akan dilakukan oleh KPU di Hotel Insumo Kediri.(pledoi.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *