Sisi Lain Valentine’s Day (Habis) The Mother of the Grand Master

Serial puisi untuk kita renungkan. The Mother of the Grand Master:

Tuhanku Part 1
Tuhanku, tenggelamkan aku dalam cinta-Mu
Hingga tak ada satupun yang mengganguku dalam jumpa-Mu
Tuhanku, bintang gemintang berkelip-kelip
Manusia terlena dalam buai tidur lelap
Pintu pintu istana pun telah rapat
Tuhanku, demikian malam pun berlalau
Dan inilah siang datang menjelang
Aku menjadi resah gelisah
Apakah persembahan malamku, Engkau terima
Hingga aku berhak merengguk bahagis
Ataukah itu Kau tolak, hingga aku dihimpit duka,
Demi kemaha kuasaan-Mu
inilah yang akan selalau ku lakukan
Selama Kau beri aku kehidupan
Demi kemanusianMu
Andai Kau usir aku dari pintu-Mu
Aku tak akan pergi berlalu
Karena cintaku pada-Mu sepenuh kalbu
Part 2
Ya ALLAH Jalla Jalaluh, apa pun yang akan Engkau
Karuniakan kepadaku di dunia ini
Berikanlah kepada musuh-musuh-Mu
Dan apa pun yang akan Engkau
Karuniakan kepadaku di akhirat nanti
Berikanlah kepada sahabat-sahabat-Mu
Karena Engkau sendiri, cukuplah bagiku
Part 3
Aku mengabdi kepada Tuhan
Bukan karena takut neraka
Bukan pula karena mengharap masuk surga
Tetapi aku mengabdi
Karena cintaku pada-Nya
Ya ALLAH SWT, jika aku menyembah-Mu
Karena takut neraka, bakarlah aku di dalamnya
Dan jika aku menyembah-Mu
Karena mengharap surga, campakkanlah aku darinya
Tetapi, jika aku menyembah-Mu
Demi Engkau semata,
Janganlah Engkau enggan memperlihatkan keindahan wajah-Mu
Yang abadi padaku
Part 4
Ya ALLAH Jalla Jalalluh
Semua jerih payahku
Dan semua hasratku di antara segala
Kesenangan-kesenangan
Di dunia ini, adalah untuk mengingat Engkau
Dan di akhirat nanti, diantara segala kesenangan
Adalah untuk berjumpa dengan-Mu
Begitu halnya dengan diriku
Seperti yang telah Kau katakana
Kini, perbuatlah seperti yang Engkau Kehendaki
Part 5
Aku mencintai-Mu dengan dua cinta
Cinta karena diriku dan cinta karena diri-Mu
Cinta karena diriku, adalah keadaan senantiasa berdzikir mengingat-Mu
Cinta karena diri-Mu, adalah keadaan-Mu mengungkapkan tabir
Hingga Engkau ku lihat
Baik untuk ini maupun untuk itu
Pujian bukanlah bagiku
Bagi-Mu pujian untuk semua itu
Part 6
Buah hatiku, hanya Engkau yang kukasihi
Beri ampunlah pembuat dosa yang datang kehadirat-Mu
Engkaulah harapanku, kebahagiaan dan kesenanganku
Hatiku telah enggan mencintai selain dari Engkau
Puisi Mahabbahtullah di atas persembahan Tokoh Sufi, Rabiah Al-Adawiyah. Ia terlahir dari sebuah keluarga yang serba kekurangan. Namun dia muncul menjadi sosok sufi wanita terkenal yang selalu dielu-elukan karomahnya oleh golongan pengikut ahli tasawuf.
Tokoh wanita yang satu ini lebih dikenal sebagai seorang pendiri “Agama Cinta” (Mahabbah). Ia pun dikenang sebagai “Ibu para Sufi besar” (The Mother of the Grand Master).
Beberapa Kumpulan Syair Cinta Sufi Rabiah Al-Adawiyah Al-Bashriah, mari kita jadikan bahan renungan. Semoga dapat mempertebal rasa kecintaan kita kepada Sang Maha Pecinta. ALLAH Jalla Jalaluh. Aamiin. (*/kangmas_bahar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *