Gado-gado Cak Wandi: Langganan Bu Khofifah Kalau Punya Hajatan

 

SURABAYAONLINE.CO-Bagi yang pernah ngantor di Jl Raya Margorejo, pasti hapal dengan penjual gado-gado yang satu ini. Betapa tidak, karena gado-gado yang mangkal di depan PT Dos Ni Roha sejak 18 tahun lalu.

Gado-gado memang salah satu jenis makanan yang boleh digolongkan makanan sehat dengan kandungan lemak sedikit, dengan sayur yang cukup banyak. Karenanya pelanggannya kebanyakan kaum hawa yang berkantor di sepanjang Jl Raya Margorejo atau yang kemudian mampir.

“Seperti sampeyan yang mampir ini, pasti pernah merasakan gado-gado saya,” begitu tebak Cak Wandi. Ia menambahkan jika sudah merasakan gado-gado racikannya akan ketagihan dan tidak akan cari yang lain.

Soal kebanyakan pelanggannya kaum hawa ia tak menampik. ia mangkal di tempat itu mulai pukul 11.00 WIB, menunggu saat makan siang.

Siang itu ia memperlihatkan SMS berisi pesananan salah satu pelanggan wanitanya. Isinya : Cak no lontong, tahu dua iris, krupuk dipisah, sayur yang banyak, kentang dua iris, bumbu dipisah dan jangan lupa sambel..

“Ya saya biasa menerima pesanan seperti itu.”

Cak Wandi bukan orang Surabaya. Ia berasal dari Lamongan. Namun berkat kegigihannya menjual gado-gado ia kini punya rumah di sekitar Margorejo. “Sejak saya masih lajang saya sudah memulai jual gado-gado,” katanya.

Ditanya rahasianya ia mengaku tak punya rahasia khusus. Kalau ditanya bahwa kebanyakan orang lamongan sukses sebagai pengusaha kuliner ia mengiyakan.

“Tidak tahu ya..tapi yang jelas saya sebelum jualan gado-gado ikut orang Lamongan juga di Jakarta sebagai pembantu jualan sea food, yang omzetnya puluhan juta semalamnya,” demikian Cak Wandi.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *