Politik Klaim di Pilkada Jatim Mengelabuhi Rakyat

Surabayaonline.co —- Politik klaim itu sama dengan mengelabuhi rakyat. Yang bisa melawan untuk mengimbangi klaim politik itu hanya media massa supaya rakyat mendapat pencerahan.

Penegasan itu disampaikan analis Politik Slamet Hariyanto, SH MH, menanggapi berita Surabayaonline.co kemarin yang menyebut,
Sebuah sinyal politik agak transparan ditunjukkan Presiden Jokowi untuk Pilkada Jatim.

Dengan melantik Idrus Marham sebagai
Mensos mengganti Khofifah, adalah sebuah indikator nyata, akan mengamankan banyak program Kemensos di Jawa Timur. Terutama kaitan dengan program PKH.

Program ini akan dijalankan yang masyarakat miskin anggap program Khofifah. Karena Idrus Marham adalah pendukung utama Khofifah sejak awal. ”

Apalagi dalam sosialisasi Cawagub Emil Dardak yang vidionya tersiar di Youtube, dia menyebut. Program PKH adalah keberhasilan Bu Khofifah sebagai Mensos dan Pakde Karwo sebagai Gubernur Jatim.

Maka, Slamet alumnus Unair ini mengajak media untuk ikut mendidik masyarakat.

” Disini perlu ada kerjasama antara media mainstrem dengan medsos agar informasi kepada rakyat bisa tergelontor secara massal,” tegas Slamet yang dikenal sebagai tokoh Muhammadiyah Jawa Timur ini.

Pada sisi lain, Slamet juga sependapat, ditempatkan Idrus Marham sebagai Mensos gantikan khofifah merupakan sinyal bahwa Jokowi dukung kemenangan Khofifah dalam pilgub Jatim 2018. (Di)