JANGAN SEKALI-KALI BERHARAP KEJATUHAN DURIAN

Oleh Anab Afifi

Jika apa yang dikatakan pepatah itu benar, apa yang terjadi? Kepala bisa mbonjrot. Kejatuhan durian, apalagi di kepala, apa enaknya?

Saat berada di kebon Delis (Deni dan Ulis) di Bangka pekan lalu, setiap ada suara kemresek dan berdebum, itu pasti durian jatuh. Sontak orang-orang yang ada di kebon itu berhamburan. Tambah lagi suara teriakan Delis agar mereka segera menyingkir.

Seru jadinya.

Semua durian di sana memang ditunggu saat jatuhnya dan tidak ada kegiatan memetik. Berbeda dengan durian di Jawa yang diikat agar tidak jatuh ke tanah.

Alasan mengikat durian yang masih di pohon itu bukan semata agar tidak jatuh ke tanah dan bonyok buahnya. Juga karena alasan keamanan.

Di sebuah kebon durian di Gunungpati, Semarang, Jawa Tengah, bahkan durian-durian itu ada yang diikat dengan kawat. Tetapi, karena ruang ikatan itu terlaku ketat, yang terjadi kawat-kawat itu malah menembus buah akibat buah yang masih membesar.

Di Gunungpati ada satu varietas durian turunan Montong yang dikenal dengan Monti. Diambil dari Montong Gunungpati. Monti adalah brand tersendiri yang ditemukan oleh Tumidi dan mulai dikembangkan tahun 2005.

Tumidi mengelola 120 hektar kebon Monti bersama 640 petani di sana. Pria berusia sekitar 60 an itu, seumur hidupnya memang sudah berurusan dengan durian.

Monti, memiliki rasa lebih legit dari Montong asli. Saat itu Tumidi meletakkan di atas meja dua buah durian: Montong dan Monti. Keduanya dikupas. Dua jenis durian ini sama-sama baru jatuh dari pohon.

Saya coba cicipi, memang benar berbeda. Si Monti jauh lebih manis. Sedangkan Montong, rasanya seperti roti tawar.

Semua durian unggulan memiliki karakteristik dan kelebihannya masing-masing. Masing-masing memiliki pasar sendiri.

Namun, dari pengalaman itu, bagi saya, Bangka menyisakan kesan tersendiri. Membandingkan dengan Montong dan Monti, lidah saya mengatakan, masih jauh dibandingkan dengan Nam Lung, Super Tembaga, Kopeng, Putri Dewa, apalagi TB.

Sekali lagi, menyangkut selera, relatif.

Tetapi, apa pun selera dan pilihan Anda, terpenting jangan berharap kejatuhan durian. Lebih enak kejatuhan uangnya! (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *