Hukmia Airlanggiwati Akhirnya Gugat Gubernur Jatim ke PTUN

SURABAYAONLINE.CO-Setelah menulis surat terbuka kepada Gubernur Jatim, dan tidak mendapat tanggapan yang ia harapkan  Hukmia Airlanngiwati akhirnya menggugat Pakde Karwo-sapaan Gubernur Jatim ke PTUN. Gugatan dilayangkan pada 28 Desember 2017 lalu.

“Pemeriksaan pertama pada 9 Januari 2018, dan pada 16 Januari pemeriksaan kedua atau final pada persidangan,” demikian Wati saat bertemu dengan wartawan IWO Jatim, di kantor SURABAYAONLINE.CO yang juga sekretariat  IWO, Kamis (11/01).

Kali ini Wati hanya berdiskusi dengan wartawan dan advokat dari Malaka Law  Firm yakni Malaka SH dan Riyanto SH.

Seperti diberitakan sebelumnya Hukmia Airlanggiwati (56) atau akrab dipanggil Wati berjuang menegakan keadilan adalah keharusan. Demikian juga saat apa yang menjadi haknya sebagai orang abdi negara tertindas oleh kesewenang-wenangan birokrasi.

Baca: Merasa Diperlakukan Tidak Adil, Wati Kirim Surat Terbuka untuk Gubernur

Ia merupakan salah satu Aparat Negeri Sipil (ANS) di lingkungan Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Provinsi Jawa Timur jajaran fungsional dengan pangkat/golongan 4B, menjadi korban dari ketidakadilan  sisitem birokrasi. Beberapa tahun kenaikan Pangkat/golongan terhambat.

“Rasanya saya dihambat karena selama ini saya anti-KKN,” katanya saat memberikan surat terbuka untuk Gubernur Jatim,” katanya.

Ia yang saat ini golongan IV B dan memenuhi syarat untuk naik ke golongan IV C merasa dihambat kenaikan pangkatnya. “Saya sudah beberapa kali mengirim surat kepada Gubernur, namun sampai saat ini belum ada tanggapan”, ungkap Wati.

Wanita kelahiran Surabaya 1961 ini menjelaskan, dirinya juga sudah beberapa kali meminta audensi dengan Gubernur, namun hingga sampai saat ini belum ada tanggapan pasti. Hingga akhirnya Wati mengirim surat terbuka untuk.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *