Kereta Saudi Berkecepatan Tinggi, Medinah-Mekah 2,5 Jam

SURABAYAONLINE.CO-Jika sebelumnya butuh berjam-jam dari Mekah ke Medinah dengan menggunakan bus, kini kereta ekspres Haramain memotong waktu perjalanan antara dua kota suci itu hingga dua setengah jam saja.

Kereta cepat Haramain mulai beroperasi untuk umum pada pertengahan tahun 2018. Kereta ini menghubungkan Kota Mekah dan Medinah dengan melewati beberapa titik pemberhentian, di antaranya di Jeddah dan King Abdullah Economic City di Rabigh.

Haramain Express melaju di atas jalur rel sepanjang 453 km yang menghubungkan kota-kota suci dan bertujuan untuk menawarkan pilihan transportasi yang nyaman, cepat dan aman bagi para penumpangnya. Proyek kereta cepat ini merupakan hasil kerjasama Saudi dengan Spanyol.

Untuk awalnya, kereta tersebut diperkirakan membawa hampir tiga juta penumpang per tahun. Bila sudah beroperasi penuh, kereta ini bisa mengangkut 60 juta penumpang setiap tahunnya.

Dengan kecepatan 300 km per jam, kereta cepat ini mampu melaju dari Mekah ke Medinah dalam waktu dua setengah jam. Sedangkan waktu tempuh dari Jeddah dan Mekkah akan memakan waktu 30 menit. Kereta Haramain diprioritaskan bisa memberi kenyamanan kepada jamaah haji dan umroh.

Otoritas Angkutan Umum Saudi (PTA) menyatakan stasiun kereta api Medinah baru yang terletak dekat dengan Bandara Pangeran Muhammad sehingga diharapkan akan lebih efisien dari segi waktu dan biaya. Sementara harga tiketnya akan disesuaikan untuk semua dan jenis layanan yang diberikan.

Meski operasi komersial diperkirakan dilakukan pada pertengahan 2018, setelah selesainya stasiun bandara Jeddah dan King Abdul Aziz, kereta ini sudah mulai diuji coba sejak akhir 2017. Menteri Transportasi Saudi, Nabeel Al-Amudi dan duta besar Spanyol untuk Saudi, Alvaro Iranzo sudah mencobanya.

Jumlah peserta umroh diperkirakan mencapai sekitar 15 juta orang pada tahun 2020. Dengan beroperasinya kereta Haramain, yang melintasi jarak antara kedua kota suci Mekah-Medinah, maka jemaah hanya butuh dua setengah jam perjalanan saja, bukan enam jam lagi seperti sebelumnya ketika masih menggunakan bus. (ap/vlz (economictimes.indiatimes, kuna,arabnews)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *