Katerina Siniakova Hentikan Maria Sharapova di Semifinal Shenzhen Open

SURABAYAONLINE.CO-Simona Halep telah memastikan diri lolos ke final di Shenzhen dan menantikannya di final adalah petenis unggulan keenam sekaligus juara bertahan, Katerina Siniakova yang menghentikan Maria Sharapova dengan 6-2, 3-6, 6-3.

Dengan level permainan dari kedua petenis yang semakin meningkat seiring dengan berjalannya pertandingan, Siniakova dengan cepat menemukan ritme permainan dengan mematahkan Sharapova dua kali di set pembuka dan memenangkan 70 persen poin dari servisnya. Petenis peringkat 59 dunia, Siniakova tidak gentar untuk memperlihatkan emosinya di sepanjang pertandingan tersebut. Hal itu terlihat dari argumen memanas dengan wasit di awal pertandingan setelah sebuah poin diberikan kepada Sharapova.

Sharapova mampu menunjukkan sekilas dari performa terbaiknya, tetapi konsistensi terbukti menjadi masalah terbesarnya. Hal itu terlihat dengan rasio winner-unforced errornya mencapai 17-18 dan ia melakukan 5 pelanggaran ganda. Berjuang keras untuk menyamakan kedudukan dengan merebut set kedua, terbukti tidak cukup untuk menghalau Siniakova.

Selama set penentu, Sharapova yang lebih berpengalaman terlihat lebih tertekan. Pelanggaran ganda dari raket Sharapova menghadiahi Siniakova dua peluang break untuk keunggulan 4-2.

Terus berjuang untuk mencapai kemenangan, juara bertahan akhirnya memastikan diri lolos ke final dengan mengkonversi match point keempatnya ketika forehand milik Sharapova mendarat jauh dari area baseline.

“Sungguh sulit untuk menutup pertandingan itu. Saya berusaha untuk tidak memikirkannya dan hanya berjuang demi setiap poinnya,” ungkap Siniakova setelah kemenangannya.

Melawan Halep, petenis berusia 21 tahun, Siniakova telah mencatatkan kemenangan atas Halep di Shenzhen. Satu tahun lalu, Siniakova memenangkan laga set melawan Halep di babak 16 besar. Walaupun begitu, ia tetap rendah hati tentang peluangnya melawan petenis peringkat 1 dunia kali ini.

“Saya pikir pertandingan besok (06/01) akan sama sekali berbeda. Ia tahu saya sedikit lebih baik dan pertandingan itu tidak akan berlangsung sengit. Saya benar-benar senang saya bisa kembali ke final dan saya hanya akan berusaha untuk berjuang serta memperlihatkan kemampuan terbaik saya,” imbuh Siniakova.

Siniakova mengincar untuk menjadi petenis kedua yang bisa memenangkan gelar di Shenzhen dua kali beruntun setelah Li Na yang melakukannya pada tahun 2013 dan 2014.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *