BAM Banding Pengurangan Ikut Turnamen Bagi Lee Chong Wei

SURABAYAONLINE.CO-Federasi Badminton Malaysia (BAM) akan mengajukan banding permintaan pebulutangkis andalan mereka, Lee Chong Wei untuk mengurangi jatah 12 turnamen dalam satu musim yang harus dikuti, mengingat sang pemain sudah semakin menua.

Sekjen BAM Ng Chin Chai mengatakan bahwa dia akan mengajukan surat banding ke Federasi Badminton Dunia (BWF) dalam waktu seminggu ke depan.

Menurut jadwal yang baru direvisi, BWF telah menggantikan nama turnamen super series dan super series premier dengan nama baru “World Tour”, di mana pemain tunggal 15 besar dunia dan 10 besar dunia sektor ganda, harus bermain minimal 12 turnamen super series dalam satu musim untuk menghindari sanksi.

 

“Kami akan meminta mereka untuk mengurangi turnamen yang harus diikuti oleh Chong Wei,” kata Ng Chin Chai.

“Ini karena Chong Wei harus bermain di 5 turnamen tambahan termasuk Kejuaraan Beregu Asia, Piala Thomas, Commonwealth Games, Asian Games dan Kejuaraan Dunia di atas 12 World Tours,” tambah Ng.

“Jika dia lolos ke Super Series Finals, dia harus bermain satu turnamen lagi pada akhir 2018. Ini akan menjadi sangat banyak, tidak hanya untuk Lee, namun untuk semua pemain berusia 30 tahun ke atas.”

“Pada usia 35 tahun, Chong Wei menghadapi risiko cedera jika bermain terlalu banyak turnamen dalam satu tahun. Kami tidak perlu menghadiri pertemuan Coaching & Training Committee (C & T) pada hari Kamis ini (4/1). Saya sudah berbicara dengan Chong Wei, dia mengatakan kepada saya bahwa dia telah memberitahu BWF tentang hal ini saat berada di Dubai bulan lalu,” pungkas Ng Ching Chai.

Selain kritik dari pelatih kepala tim nasional India Pullela Gopichand dan juga pemain tunggal putri India Saina Nehwal, juara tunggal putri Olimpiade Rio Carolina Marin, dan pemain tunggal putra No 1 dunia Viktor Axelsen juga mengkritik keras BWF untuk jadwal turnamen internasional 2018 yang padat yang hampir tidak menyisakan waktu bagi para pemain untuk pulih dari cedera atau berada dalam performa terbaik jelang turnamen penting.

“BWF lebih suka fokus pada peningkatan kualitas turnamen dan menempatkan lebih banyak turnamen dalam satu kalender semusim. Kami butuh waktu untuk beristirahat dan merawat tubuh sehingga kami bisa memiliki karir yang lebih panjang,” kata Axelsen yang kini bermain untuk Bengaluru Blasters di India Badminton Premier League.(ligaolahraga.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *