Diakui PG, Ada Kendala Distribusi Pupuk Bersubsidi

SURABAYAONLINE.CO, GRESIK – Manajemen PT Petrokimia Gresik (PG) mengakui, adalah memaparkan sejumlah kendala yang sering ditemui di lapangan.
Di antaranya adalah menjelang akhir tahun, alokasi pupuk bersubsidi di daerah telah habis. Sehingga perusahaan bersama dinas pertanian setempat berusaha merealokasi pupuk bersubsidi, baik antartempat maupun waktu.
Sekretaris Perusahaan PG Yusuf Wibisono mengatakan, realokasi ini ditindaklanjuti dengan terbitnya surat keputusan dari dinas provinsi atau kabupaten yang menjadi dasar bagi perusahaan dalam merelokasi pupuk bersubsidi.

Kendala lain adalah, kebutuhan pupuk lebih besar daripada alokasi pupuk bersubsidi yang sudah ditetapkan.Sehingga terdapat gap kebutuhan pupuk yang tidak terpenuhi. Untuk mengatasi hal ini, perusahaan menyediakan pupuk nonsubsidi di kios-kios resmi.
Selain itu, masih terdapat petani yang belum tergabung dalam kelompok tani dan membuat Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK). Padahal, berdasarkan aturan untuk mendapatkan pupuk bersubsidi petani wajib tergabung dalam kelompok tani dan membuat RDKK.

“Untuk itu kami menghimbau kepada petani, agar tergabung dalam kelompok tani dan mengajukan RDKK. Untuk teknisnya dapat menghubungi dinas pertanian setempat,” ujar Yusuf. (san)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *