Jeruk Nipis Gresik Kini Terdaftar Secara Nasional

SURABAYAONLINE.CO, GRESIK – Varietas lokal berupa jeruk nipis yang dikembangkan di Desa Kebonagung Kecamatan Ujungpangkah, kini resmi terdaftar pada Pusat PVTPP (Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian) pada Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

Hal tersebut berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 01 tahun 2006, tentang syarat penanaman dan tatacara pendaftaran varietas tanaman lokal.

Dan telah diberikan sertifikat sebagai tanda daftar varietas tanaman lokal dari Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian pada Kementerian Pertanian Republik Indonesia kepada Pemkab Gresik yang diterima Wakil Bupati Dr. H. Moh. Qosim.
Penyerahan dilakukan Kepala Badan Penelitian dan Pengambangan Pertanian Dr. Moh. Syakir dalam seminar PVTPP Goes to Campus, di Gedung Samantha Krida Universitas Brawijaya, Malang, Rabu (6/12).

Wakil Bupati Dr. H. Moh. Qosim merespon terdaftarnya verietas lokal jeruk nipis tersebut sebagai bentuk upaya menjaga kelestarian sumber daya genetic dan ciri khas tanaman yang berasal dari kabupaten Gresik.

“Setelah resmi terdaftar, komoditi jeruk nipis menjadi varietas unggulan lokal akan terus dipelihara serta dikembangkan sebagai tanaman yang bernilai ekonomi tinggi dan diharapkan mampu membawa keuntungan bagi petani dan daerah,” kata Wabup Qosim.

Kepala Dinas Pertanian Ir. Agus Djoko Walujo mengaku sebagian besar warga di wilayah Kecamatan Ujungpangkah, Sidayu dan Panceng menanam jeruk nipis. Alasannya, karena bibit jeruk nipis yang tergolong cukup murah dan perawatannya juga cenderung begitu mudah.

“Kendati demikian, harga jual jeruk nipis dipasaran cukup tinggi. Oleh sebab itu sebagian petani di tiga wilayah kecamatan tersebut memilih menanam jeruk nipis,” ungkapnya. (san)
.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *