VIDEO – BRI Poin Upaya Membidik Generasi Milenial dari Bank BRI

SURABAYAONLINE.CO – Perkengan digital yang terus berubah membuat Bank Rakyat Indonesia berbenah. Salah satunya dengan mengembangkan transaksi digital m-banking, transaksi non tunai dan layanan berbasis internet lainnya.

“Bahkan kami kami sekarang telah mengembangkan sistem internet banking untuk generasi millenial,” ujar Anik Hidayati, Executive Vice President Desposit dan Service BRI saat melouching BRI Poin di Ciputra World Surabaya, Sabtu (2/12/2017).

BRI Poin merupakan salah satu strategi BRI untuk meningkatkan loyalitas nasabahnya, dimana setiap penambahan saldo dan transaksi akan mendapatkan BRI Poin dan nasabah dapat menukarkan BRI Poin yang didapatnya untuk berbelanja di sejumlah merchant dan tempat perbelanjaan, diantaranya Tokopedia, blibli.com, tiket.com, dsb.

Untuk mendapatkan informasi jumlah BRI Poin, nasabah bisa melalui beberapa cara seperti melalui SMS ketik INFO(spasi)POIN(spasi)PIN kirim ke 3300.

Atau melalui Internet Banking BRI versi WEB melalui menu Informasi Rekening-Bonus POIN, Mobile Banking BRI melalui Menu INFO-INFO POIN, ATM BRI melalui menu INFORMASI REKENING-INFO POIN, EDC BRI melalui menu PURCHASE- POIN UBB-INFO POIN.

Dijelaskan Anik, Bank Rakyat Indonesia (BRI) terus berupaya memantapkan poisinya sebagai salah satu bank pemerintah terbesar di Indonesia.

Anik Hidayati Executive Vice President Deposit and Services BRI dan Ebenezer Girsang Executive Vice President BRI Surabaya mencoba menukarkan poin disela peluncuran BRI POIN di Mall Ciputra World, Surabaya.

Bank yang memilki 70 juta nasabah di seluruh Indonesia terus berbenah dalam layanan dan produk. Pembenahan tersebut dalam upayanya menghilangkan image BRI sebagai bank khusus orang desa dan penggunanya dari kalangan menengah bawah.

Padahal kata Anik Hidayati, semua produk dan layanan perbankan masa kini ada. Mulai transaksi m-banking, transaksi nn tunai dan layanan berbasis internet juga bisa dimanfaatkan nasabah.

“Harus diakui, banyak nasabah kami yang notabene orang desa dan pinggiran. Dimana tidak semuanya membutuhkan layanan internet banking. Bahkan para pensiunanan yang menjadi nasabah BRI justru tidak punya ATM,” jelasnya disela roadshow BRI Poin.

Kini BRI terus memacu transaksi layanan produk tambahan yang sudah ada. Pasalnya pesatnya kemajuan teknologi turut merubah gaya hidup di masyarakat.

Tidak terkecuali pada generasi millenial, saat ini masyarakat cenderung selalu ingin serba cepat dan mudah. Perkembangan teknologi perbankan serta cara-cara yang lebih maju seperti penggunaan uang digital juga terus melaju pesat.

“Kebiasaan yang lebih cepat dan mudah ini menuntut dunia perbankan untuk terus beradaptasi memenuhi tuntutan perubahan tersebut. Dari 70 juta nasabah BRI, sekitar 60 persen sudah menggunakan internet banking. Hanya saja transaksinya masih belum massif, yakni masih rendah,” jelasnya.

“Periode program BRI Poin dimulai di bulan November 2017 hingga bulan Agustus 2018. Dalam rentang waktu tersebut nasabah dapat terus meningkatkan BRI Poin dengan meningkatkan jumlah saldo dengan menggunakan Tabungan BRI BritAma, Tabungan BRI BritAma Bisnis, Tabungan BRI Junio dan Giro BRI serta transaksi kartu Debit BRI, ATM BRI atau Mobile Banking BRI dan Internet Banking BRI,” jelas Anik.

Semakin banyak transaksi yang dilakukan maka semakin banyak BRI Poin yang diperoleh. Nasabah dapat menggunakan BRI Poin tersebut sebagai alat transaksi menggunakan EDC atau e-Pay BRI di sejumlah merchant yang telah bekerjasama dengan BANK BRI atau dapat juga mengakses www.ecatalog.bri.co.id

Setelah sebelumnya telah dilakukan launching di tiga kota, yaitu Jakarta, Makasar dan Medan, dimana para nasabah di ketiga kota tersebut menyambut dengan baik serta sangat antusias menukarkan BRI Poin di booth BRI Poin Keren Terus Fest. Kini giliran Kota Surabaya, tepatnya di Mall Ciputra World akan diselenggarakan BRI Poin Keren Terus Fest pada tanggal 30 November – 3 Desember 2017.

Melalui program ini Bank BRI juga berharap dapat meningkatkan fee based income perseroan. Hingga akhir September 2017, tercatat FBI BRI sebesar Rp.7,4 Triliun atau tumbuh 12,7% year on year. Salah satu kontributor terbesar FBI BRI yakni fee transaksi e-banking yang mencapai 28% dari total FBI.

Sementara itu Ebenezer Girsang, Executive Vice President BRI Surabaya menambahkan potensi pasar nasabah di Surabaya dan Jatim sangat besar. Kota Surabaya sebagai kota terbesar kedua di Indonesia menyimpan potensi transaksi perbankan digital yang besar.

“Saat ini nasabah BRI Surabaya sebesar 3 juta akun. Dengan jaringan cabang yang menjangkau sampai pelosok optimistis bisa meningkatkan nasabah. Selain itu, BRI ingin memacu transaksi digital. Banyak merchant yang sudah digandeng, semua menawarkan keuntungan dan potongan harga,” jelasnya. (dm)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *