Takut Longsor Susulan, 1.107 Warga Pacitan Bertahan di Pengungsian

SURABAYAONLINE.CO- 1.107 warga Desa Klesem, Kecamatan Kebunagung, Pacitan, masih bertahan di pengungsian. Warga masih trauma terjadi longsor susulan, pasca 6 warga menjadi korban.

“Saya sekeluarga dan lainnya masih trauma takut longsor susulan mas. Kemarin 6 warga yang meninggal,” kata warga RT 1 RW 7 Dusun Blimbing, Pacitan, Suratno (35) kepada detikcom di pengungsian SDN 1 Klesem Sabtu (2/12/2017).

Di pengungsian menurut Suratno, warga sangat membutuhkan bantuan sembako dan air bersih serta MCK. Dari ribuan pengungsi hanya ada 2 MCK di sekolah tempat mengungsi.

“Butuh MCK mas dan airnya, sangat ini mendesak semoga didengar pejabat,” jelas Dewi (28), warga RT 2 RW 7 Dusun Blimbing.

Sementara itu PLT Sekretaris Desa Klesem Sriati mengaku kebutuhan sembako sangat dibutuhkan 1.107 warganya yang tinggal di pengungsian.

“Sembako sangat mendesak ini ada hanya untuk yang di posko buat dapur umum. Untuk warga yang tidak mengungsi juga menbutuhkan mengingat masih darurat bencana tidak bisa aktivitas,” jelas Sriati.

Menurut Sriati, dari 1.107 pengungsi tersebut tersebar di 7 posko yakni di SDN 1 Kesem 230 orang, Posko rumah Gito 81 orang, Posko Kalicuo 206 orang, Posko Tunggak Wungu 418 orang, Posko Polindes 3 orang, Posko Kendal 109 dan Posko Dadapan 60.(detik.com)