Arab Saudi Larang Selfie di Masjidil Haram dan Nabawi

SURABAYAONLINE.CO- Lukman Hakim Syaifudin, Menteri Agama menyerukan kepada umat muslim Indonesia, yang akan beribadah haji dan umroh supaya mematuhi larangan berfoto di depan Kakbah.

Foto atau berselfie di depan Baitullah ini, bisa mengganggu kekhusukan orang yang sedang tawaf maupun sholat. “Baitullah yang disucikan ini, merupakan tempat bersujud kepada Allah, bukan untuk foto-fotoan,” kata Lukman Hakim, usai mengikuti shalat subuh berjamaah di Masjid Istiqlal, Jakarta, Minggu (26/11/2017).

Menurut Menteri Agama, fenomena banyaknya jemaah yang mengambil foto dan ber-selfie di depan Kakbah, Masjidil Haram, menjadi perhatian serius pemerintah Arab Saudi. Kini tindakan foto-foto di Masjidil Haram dilarang.

Hal itu tertuang dalam surat diplomatik yang dikirimkan Kementerian Luar Negeri Arab Saudi pada 12 November 2017 kepada negara-negara penyelenggara haji dan umrah.

Inti surat diplomatik adalah Arab Saudi meminta negara-negara sahabat memberikan penyuluhan yang lebih tegas kepada para calon jemaah haji dan umrah.

“Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi mengimbau agar tidak melakukan perbuatan tersebut dan menegaskan kembali pentingnya merespons instruksi yang melarang pengambilan gambar, baik dengan kamera biasa, kamera televisi, maupun kamera lainnya,” kata Lukman.

Larangan tersebut berlaku untuk dua masjid suci, yakni Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Larangan tersebut dimaksudkan agar jemaah yang sedang khusyuk beribadah dan tidak terganggu oleh aktivitas pengambilan gambar.

Kata Menag, selama ini memang banyak jemaah yang berfoto selfie di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

Tempat favorit jemaah untuk foto adalah dengan background Kakbah dan Masjidil Haram.

Sedangkan untuk Masjid Nabawi, biasanya jemaah berfoto di pelataran dengan background pintu-pintu megah dan payung raksasanya. Kemudian meng-upload di media sosial.

“Kalau dibiarkan bisa merusak niat ke tanah suci untuk ibadah, menjadi sekedar ingin foto-fotoan di depan kakbah,” kata Menteri Agama.(antara)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *