Wakil Gubernur Jatim Akui Belum Tahu Soal Kepergian Rombongan Pemkab Gresik

SURABAYAONLINE.CO, GRESIK – Wakil Gubernur Jawa Timur, Syaifullah Yusuf, mengaku belum tahu soal kepergian bupati, wakil bupati beserta pejabat eselon II dan III hingga camat se Kabupaten Gresik ke Malaysia selama tiga hari.

Menurut Gus Ipul, panggilan akrabnya, seharusnya memang sebelum bepergian ke luar negeri, apalagi sampai menginap dan mengajak pejabatnya, harus meminta izin kepada Gubernur dan Menteri Dalam Negeri.

“Memang lebih elok, bila sebelum pergi meminta izin kepada menteri dalam negeri dan gubernur. Dan saya belum tahu soal itu, mungkin saja suratnya ke meja gubernur,” ujar Gus Ipul usai menghadiri pelantikan pengurus MWC NU Kecamatan Panceng, Sabtu (18/11) sore.

Sementara itu, Arifin Sidayu Travel (ASD), mengaku kalau semua keperluan mulai tiket, pesawat hingga hotel rombongan besar Pemkab Gresik adalah menjadi tanggungjawabnya.

Ifa, seorang petugas ASD ketika ditemui di kantornya di Desa Golokan Kecamatan Sidayu membenarkan, rombongan Bupati Gresik memang memakai jasa ASD untuk kepergian ke Malaysia selama tiga hari. Tidak hanya Malaysia, ada sejumlah pejabat yang ternyata berangkat lebih dulu ke Medan, baru kemudian menyusul ke Malaysia.

Menurut data, rombongan besar tersebut dibagi dalam dua kelompok. Yang pertama berangkat hari Rabu (15/11) dengan tujuan Medan sebanyak 35 orang dengan Lion. Mereka ini, pada Jumat kemudian terbang ke Kuala Lumpur, untuk bergabung dengan rombongan yang berangkat hari Jumat( 17/11). Sedangkan rombongan Bupati Gresik sebanyak 85 orang, berangkat dari Bandara Juanda langsung ke Kuala Lumpur menumpang Malaysia Airlines. “Rencananya, semuanya akan balik ke Juanda dari Kuala Lumpur dengan menumpang Air Asia pada Minggu (19/11),” ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Bupati Gresik bersama semua pejabat teras Pemkab Gresik, termasuk seluruh kepala bagian, dinas, badan hingga camat, bepergian ke Malaysia mulai Jumat (17/11) hingga Minggu (19/11).

Tidak ada informasi resmi, terkait kepergian tersebut dalam rangka apa. Sebab para pejabat yang ikut rombongan, terlihat sepakat menghindari saat ditanya soal tersebut. (san)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *