Pemkot Surabaya Rekayasa Lalin Akibat Proyek Box Culvert

SURABAYAONLINE.CO- Proyek box culvert di beberapa kawasan membuat Pemkot Surabaya melakukan rekayasa lalu lintas. Sebelum tutup tahun, 8 titik akan dilakukan rekayasa lalu lintas.

“Ada beberapa kawasan yang direkayasa menyesuaikan proyek Dinas PU Bina Marga,” kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya Irvan Wahju Drajat saat dihubungi, Senin (6/11/2017).

Ke-8 titik yang akan dilakukan rekayasa lalu lintas adalah Jemur Ngawinan, Karang Menjangan, Pandegiling, Imam Bonjol, Wiyung, Bundaran Yono Suwoyo (PTC), Bundaran Satelit, dan Jalan Ratna.

Menurut Irvan, rekayasa lalu lintas paling banyak terjadi di kawasan Surabaya Barat menuju kawasan timur sehingga tidak terjadi penumpukan di kawasan pusat.

“Kami upayakan aksesibilitas barat-timur terutama,” ujarnya.

Khusus kawasan Ratna, kata Irvan, pihaknya sudah menyiapkan beberapa opsi rekayasa lalu lintas seperti penerapan satu atau dua arah bagi kendaraan yang melintas Jalan Bengawan kemudian naik ke Jembatan Ratna yang rencananya dibuka bulan ini.

“Masih kami koordinasikan untuk Ratna ada beberapa opsi mana yang terbaik bisa satu arah, Bengawan bisa satu atau dua arah, bisa manfaatkan Jalan Kapuas. Kami juga terus koordinasikan dengan instansi dan jajaran samping (kepolisian),” ungkap Irvan.

Rekayasa lalu lintas juga akan diterapkan jelang dibukanya overpass Bundaran Satelit dalam waktu dekat.

“Kami harapkan bisa kurangi traffic light dari 4 titik menjadi 2 sehingga mengurangi penumpukan kendaraan dan saat ini traffic light sudah mulai kami geser tinggal menunggu pengaspalan kemudian kami beri marka dan diuji coba,” tandas mantan Kabid Sarana dan Prasarana Dishub Surabaya ini. (detik.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *