Lima Hal tentang Kontes ‘Miss Earth’

SURABAYAONLINE.CO—Miss Earth merupakan kontes kecantikan internasional yang bertemakan lingkungan. Penyandang titel Miss Earth terbaru adalah Katherine Espin dari Ekuador yang dinobatkan di malam penganugerahan pada 29 Oktober 2016 di Pasay, Manila, Filipina.

Bagi yang belum mengenal kontes ini, berikut adalah 5 fakta tentang Miss Earth.

 Salah satu dari Big Four

Bersama dengan ajang kecantikan lainnya seperti Miss World, Miss Universe, dan Miss International, Miss Earth menjadi salah satu kontes kecantikan terbesar di dunia yang memiliki peserta dari berbagai belahan dunia. Keempat kontes tersebut tergabung di Big Four kontes kecantikan internasional.

Promosi program lingkungan

Pemenang dari Miss Earth akan mendedikasikan satu tahun masa jabatan mereka untuk mempromosikan beberapa program dan proyek yang seringkali membicarakan mengenai isu lingkungan dan global yang mengkhawatirkan.

Isu-isu tersebut akan dipromosikan melalui tur sekolah-sekolah, aktivitas menanam pohon, kampanye yang turun ke lapangan, membersihkan pantai, keterlibatan berbicara, tur di mal, mengundang media, acara-acara bertemakan lingkungan, membacakan buku cerita pada anak-anak, peragaan busana ramah lingkungan , dan aktivitas lingkungan lainnya.

Beauties for a Cause

Pemenang Miss Earth akan menjalani tugas sesuai dengan moto kontes ini yaitu Beauties for a Cause, maka sang pemenang akan menggunakan wawasan dan kecantikan saat menjadi juru bicara bagi Miss Eart Foundation, United Nations Environment Programme (UNEP) dan masih banyak organisasi lingkungan lainnya.

Yayasan Miss Earth turut bekerja sama dengan beberapa organisasi mendunia seperti Greenpeace dan World Wildlife Foundation (WWF).

Lahir di Filipina

Kontes kecantikan Miss Earth pertama kali lahir pada 2001 dari inisiatif Carousel Production asal Filipina sebagai acara lingkungan internasional dengan misi menjadikan ajang kecantikan dalam dunia hiburan sebagai salah satu cara untuk mempromosikan kelestarian lingkungan.

Agensi pemerintahan Filipina seperti Philippine Department of Tourism (DoT) dan Metropolitan Manila Development Authority (MMDA) memiliki peran dalam kontes ini.

Sejak tahun 2001 hingga 2009, Miss Earth digelar di Filipina. Kemudian pada 2010 akhirnya kontes ini digelar di luar Filipina yakni bertempat di Vietnam. Di tahun 2011, seharusnya kontes Miss Earth bertempat di Bangkok tapi karena situasi banjir maka dipindahkan kembali ke Filipina.

Pada 2011 hingga 2014, Filipina sebagai tuan rumah kembali menjadi tempat diselenggarakannya acara ini, berlanjut hingga 2016 dan 2017.

Kompetisi merancang Eco-Fashion

Selain mengadakan kontes kecantikan, Yayasan Miss Earth juga membuat kompetisi merancang Eco-Fashion pada 4 November 2008. Kompetisi ini merupakan acara tahunan bagi perancang profesional dan non-profesional perancang busana untuk membuat rancangan bertemakan ramah lingkungan.

Busana yang dihasilkan harus terbuat dari bahan-bahan yang dapat didaur ulang, materi alamiah, materi organik, dan rancangan eco-chic yang dapat digunakan dalam keseharian ataupun runway—Rappler.com