PVMG: Gempa Sekitar Gunung Agung Tunjukkan Magma Bergerak ke Permukaan

SURABAYAONLINE.CO- Kepala Pusat Vukanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kasbani mengatakan ada pergerakan magma ke permukaan. Hal ini ditandai dengan tingginya intensitasgempa yang terjadi.

“Dari pengukuran aktivitas kegempaan Gunung Agung menunjukan adanya pergerakan magma ke permukaan,” kata Kasbani, Kamis (21/9/2017).

Menurutnya, pergerakan magma inilah menimbulkan getaran. Dari pengukuran yang dilakukan saat ini, aktivitas magma terjadi pada jarak 5 kilometer di bawah permukaan bumi.

Dijelaskan Kasbani, energi yang dihasilkan aktivitas magma di bawah Gunung Agung sangat Tinggi. Hal ini tidak terlepas dari lamanya massa diam Gunung Agung sejak letusan terakhir pada 1963.

“Kalau melihat kejadian terakhir 64 tahun lalu yaitu tahun 1963, potensi energi yang disimpan besar sekali,” kata Kasbani.

Karena lama tidak aktif, maka magma terus menerobos lapisan material yang menutup di atasnya.

Dikatakan Kasbani, aktivitas kegempaan akibat pergeralan magma terus meningkat. Pada Rabu (20/9/2017) terhitung terjadi 560 kali gempa. Sementara pada Kamis (21/9/2017) terjadi 289 kali gempa sampai pukul 12.00 Wita.

Karena itu, Kasbani kembali menekankan agar warga tidak beraktivitas pada radius 6 km dari puncak Gunung Agung.

“Warga tidak boleh lagi beraktivitas pada radius itu,” kata Kasbani.(kompas.com)