Jelang Pilkades, Dispendukcapil Gresik Luncurkan E-Pilkades

SURABAYAONLINE.CO, GRESIK – Menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di 20 desa  secara serentak bulan depan Pemkab Gresik melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) menciptakan inovasi baru berupa aplikasi yang diberi nama e-pilkades.
Cara kerjanya adalah, pendataan calon pemilih yang akan diintegrasikan  dengan sidik jari menggunakan bantuan alat bernama Finger Print. Gunanya adalah untuk mencocokan data calon pemilih dengan data yang ada pada KTP-elektronik.
“Karena tingkat akurasinya cukup tinggi, maka validitas calon pemilih bisa dideteksi dan dijamin tidak ada pemilih ganda,” kata Kepala Dispendukcapil Hermanto Sianturi, melalui Kabag Humas dan Protokol pemkab Gresik Suyono, Rabu (13/09/2017).
Suyono juga menjelaskan, apilikasi ini bertujuan untuk menjaga kelancaran dan menghindari terjadinya kecurangan pada penyelenggaraan pesta demokrasi tersebut.
“Aplikasi tersebut masih dalam tahap sosialisasi di tingkat desa. Direncanakan pilkades pada tanggal 29 Oktober mendatang sudah bisa diterapkan,” imbuh Suyono.
Selain dengan sidik jari, validitas data calon pemilih juga dilakukan dengan pendeteksian melalui iris mata dan diuji coba di ruang Mandala Bakti Praja kantor Bupati Gresik. “Selain sidik jari, iris mata juga menjadi data valid bagi setiap penduduk. Karena memang iris mata satu orang dengan orang lainnya itu berbeda,” ujarnya.
Wakil Bupati Dr. H. Moh. Qosim sangat mengapresiasi langkah tersebut  dan diharapkan bisa menjadi percontohan bagi desa desa lainnya.
“Dengan begitu, penyelenggaraan pesta demokrasi dapat berjalan dengan lancer, aman dan tanpa kendala,” harap Wabup. (san)