Gebyar Lamongan Muharram Festival

SURABAYAONLINE.CO, LAMONGAN – Gelaran Lamongan Muharram Festival (LMF) 1439 akan disemarakkan dengan berbagi event. Mulai dari yang monumental, syiar agama, hingga yang bersifak edukasi.
LMF tahun ini, seperti dituturkan Ketua Umum Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) Lamongan Yuhronur Efendi, dibuka dengan Lamongan Bersholawat pada Sabtu 9 September di Alun-alun Lamongan seusai Sholat Isya’.
Lamongan Bersholawat ini menghadirkan Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf, Pengasuh Majlis Ahbaabul Musthofa dari Solo. Seperti halnya tahun lalu, acara sholawatan ini dihadiri ribuan umat dan terutama Syekher Mania.
Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf saat di Alun-alun Lamongan, Sabtu malam (9/9) secara khusus prihatin dengan kondisi Saudara muslim Etnis Rohingya di Myanmar. Dia berdo’a semoga mereka diberi ketabahan dan kesabaran atas cobaan yang sekarang dialami.
Sementara Bupati Fadeli sebelum menyampaikan sambutan, memberikan kain batik khas Lamongan kepada Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf yang sudah dua kali mengunjungi Lamongan tersebut.
Dia mengatakan akan terus mendorong berbagai program, sehingga umat Islam di Lamongan yang mayoritas, agar tidak hanya unggul dalam kuantitas, namun juga kualitas.
Karena itu dia tidak berhenti terus mensosialisasikan pendidikan karakter, seperti Gerakan 1821, Lamongan Menghafal surat-surat pendek dan Lamongan Gemar Membaca.
Usai Lamongan Bersholawat, agenda LMF mulai 16 hingga 17 September akan diisi Lomba Qosidah dan Musik Banjari di utara Masjid Agung Lamongan akan  menghiasai LMF 1439 H.
Kemudian pada 18 September berbagai lomba Islami akan digelar di Alun-Alun Lamongan. Seperti mendongeng cerita nabi dan rosul, lomba kaligrafi, dan karya tulis cerita nabi dan rosul serta lomba mewarnai yang akan dilaksanakan pada 20 Maret.
Berbeda dengan gelaran sebelumnya, LMF kali ini akan menggelar event kompetisi kampung terindah dalam Gebyar Kampung Hias. Penilaian lomba yang diikuti desa se Kabupaten Lamongan ini akan dilaksanakan mulai 11 hingga 18 September.
Sedangkan 20 September akan menjadi penutup LMF 1439 H, dengan dilaksanakannya penandaan pergantian tahun baru hijriyah di Alun-alun Lamongan. Sebelum penandaan, pawai taaruf yang diikuti ribuan pelajar akan berparade berkeliling Kota Lamongan. (san)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *