Ngaku Polisi, Penjual Sandal Cabuli Anak di Bawah Umur yang Mabuk

SURABAYAONLINE.CO-.Laki-laki penjual sandal asal Taman Kabupaten Sidoarjo,ditetapkan sebagai tersangka pecabulan terhadap anak di bawah umur.pada Hari Jum’at,(25/8).Dalam pers rilis di halaman Polresta Sidoarjo.

Kompol Muhamad Haris Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo,mengatakan Kronologis Kejadianya. Korban bermain dengan dua teman perempuanya di KBD (Kota Baru Driyorejo),terus mengajak dua teman perempuanya pesta miras hinga mabuk, selesai mabuk korban mencari teman laki-lakinya di area KBD akhirnya bertemu, sambil berjalan sempoyongan karena mabuk berat akhirnya korban terjatuh.
Teman korban berinisiatif menbawa pulang ke rumah korban, tapi dalam perjalanan di buntuti oleh pelaku serta menghentikannya. Pelaku berteriak,”Berhenti saya anggota polisi. Perempuan itu siapa namanya,  dimana rumahnya,sedang mabuk ya,”karena ketakutan teman korban berhenti.
Selanjutnya pelaku berkata,”Sini yang mabuk saya bawa ke Rumah Sakit Siti Khotijah Sepanjang.”
Korban akhirnya di pindahkan ke sepada motor pelaku, teman korban merasa curiga dengan pelaku, teman korban berinisiatif membututi dari belakang, namun sampai di pertigaan Cangkir -Bambe, teman  korban kehilangan jejak.
Ternyata korban di bawa pelaku ke penginapan di area Bungur Asih setelah  puas mencabuli, pelaku kebingungan karena korban sudah sadar terus melakukan perlawanan sambil berlari keluar penginapan, korban berteriak minta tolong pada tukang ojek. Akhirnya pelaku ketangkap.
“Barang bukti yang di temukan kaos, celana panjang, BH, SIM C , STNK dan sepeda motor Honda.”
AKP Samsul Kabaq Humas Polresta Sidoarjo,mengatakan pelaku terancam pasal 82 ayat (1) UURI no.35 tahun 2014 tentang perubahan atas UURI no.35 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Tindak Pidana Perbuatan Cabul terhadap anak di bawah umur, dengan penjara paling singkat 5 tahun atau denda Rp 5 miliar.(Rino Tutuko).