Kesal, Bupati Sambari Copoti Sendiri Reklame di Taman Kota

SURABAYAONLINE.CO, GRESIK – Kesal melihat banyak reklame yang dipasang di taman kota, sehingga merusak estetika dan keindahan kota, serta melanggar peraturan daerah, Bupati Gresik Dr. H. Sambari Halim Radianto langsung memimpin pencopotan reklame yang terpasang di taman kota di Jalan Wahidin Sudirohusodo, Senin (19/6)..

Bupati Sambari merasa geram, karena taman yang semestinya menjadi pemandangan dan keindahan kota, malah dijadikan panggung reklame liar. Satu sisi, bupati menilai kinerja Satpol-PP sebagai pengawal dan penegak perda, dinilai lamban dan dianggap tak becus dalam melakukan penertiban reklame-reklame yang melanggar aturan Perda.

“Kenapa setiap ada pelanggaran kok tidak segera ditertibkan. Berkali-kali saya memberikan contoh bagi OPD, untuk melaksanakan pekerjaan sesuai dengan tugas dan fungsinya. Setiap ada pelanggaran yang sifatnya ditertibkan petugas Satpol-PP, mesti saya yang turun duluan. Kan nggak seharusnya seperti ini,” pungkas Bupati Sambari.

Bupati menghimbau kepada pemohon ijin reklame, untuk mengikuti peraturan-peraturan yang ada. Kalau tidak, maka reklame-reklame itu akan segera dicopot. Menurutnya, aturan-aturan terkait pemasangan reklame sudah tertera jelas dalam peraturan daerah yang ada.

“Tolong pemasangan reklame itu dipasang di tempat yang benar sesuai aturan. Billboard, panggung reklame sudah disiapkan, jadi jangan dipasang di sembarang tempat. Apalagi di atas taman seperti ini,” imbuh Bupati Sambari.

Kabag Humas Suyono membenarkan, pencopotan reklame liar tersebut karena bupati tak henti-hentinya melakukan pengawasan terhadap kinerja pegawainya maupun terhadap insfrastruktur yang ada di kabupaten Gresik. Termasuk memberikan perhatian terhadap kawasan tata ruang.

“Pak Bupati tidak ingin kotanya terlihat kumuh dan semrawut, apalagi sekarang lagi gencar-gencarnya melakukan pengawasan tak segan-segan turun langsung untuk menertibkan,” kata Suyono. (san)