Rusia: Pemimpin ISIS Mungkin Telah Tewas dalam Serangan Udara

SURABAYAONLINE.CO-Angkatan bersenjata Rusia mengatakan pada hari Jumat (16/6) salah satu serangan udaranya di Suriah pada akhir Mei yang menyasar para komandan ISIS mungkin telah membunuh pemimpin kelompok teror tersebut.

Pernyataan yang dikeluarkan oleh Kementerian Pertahanan Rusia di Facebook mengatakan gempuran di dekat ibukota de facto ISIS, Raqqa, menghantam sebuah pertemuan yang dihadiri oleh pemimpinnya, Abu Bakr al-Baghdadi.

Rusia mengklaim serangan tersebut menghantam para komandan tinggi, sekitar 30 komandan lapangan dan sebanyak 300 militan yang bertugas sebagai pengawal pribadi.

Militer Rusia mengatakan sedang memeriksa melalui “berbagai saluran” bahwa al-Baghdadi telah terbunuh.

Kolonel John Dorrian, juru bicara koalisi perlawanan terhadap ISIS, kepada BBC mengatakan AS belum bisa mengonfirmasi apakah Al-Baghdadi telah tewas.

Adapun pemerintah Suriah belum mengeluarkan pernyataan resmi.

Sebelumnya, laporan-laporan mengenai kematian Al-Baghdadi bermunculan namun belum diverifikasi.

Selama beberapa waktu terakhir, keberadaan Al-Baghdadi tidak diketahui. Sejumlah pihak meyakini dia menetap di Mosul, Irak, sebelum koalisi pimpinan AS mulai melancarkan upaya merebut kota tersebut pada Oktober 2016.

Kantor berita Reuters melaporkan bahwa baru-baru ini dia diyakini “bersembunyi di padang seluas ribuan mil persegi”, alih-alih tinggal di Mosul atau Raqqa.

Kemunculannya di depan publik sejak memproklamasikan berdirinya kekhalifahan ISIS adalah melalui video pada Juni 2014. Saat itu, dia berkhotbah di Mosul setelah ISIS merebut kota itu.(voa)