Parkir Sembarangan di Surabaya, Tim Pinky Trail Bertindak

SURABAYAONLINE.CO- Satpol PP Kota Surabaya memiliki tim baru. Namanya Pinky Trail. Tugas tim yang anggotanya satpol perempuan cantik itu adalah memburu para pelanggar parkir liar yang melanggar rambu atau parkir di trotoar.

“Selain itu tim Pinky Trail ini akan membantu kepolisian dalam menjaga keamanan Kota Surabaya, kita sudah berikrar bersama Polri dan TNI untuk bahu membahu,” terang Kasatpol PP Surabaya Irvan Widyanto di kantornya, Kamis (1/6/2017).

Di Surabaya, Tim Pinky Trail Siap Memburu Pelanggar ParkirTim Pinky Trail patroli melewati Jl Pemuda, Surabaya/Foto: Budi Sugiharto

Anggota Satpol Cantik ini setiap hari patroli menunggang motor trail 150 cc yang sudah disulap berwarna pink. Meski perempuan, tapi anggota tim ini cukup piawai mengendarai motor trail saat patroli. Segala medan pun siap dilahapnya.

Karena sebelum tim ini diresmikan Wali Kota Tri Rismaharini pada 31 Mei 2017 saat HUT ke 724 Kota Surabaya bersama tim dari Dinas Perhubungan, terlebih dahulu dilatih oleh Polda Jatim.

Di Surabaya, Tim Pinky Trail Siap Memburu Pelanggar ParkirTim Pinky Trail menuju Makosatpol di Jl Jaksa Agung Suprapto/Foto: Budi Sugiharto

“Bila saat patroli melihat ada tindak kejahatan, semisal jambret, mereka siap bantu mengejarnya. Bila menangkap pelaku, akan diserahkan ke polisi,” kata Irvan.

Untuk sementara trail yang tersedia masih 5 unit. Jumlah itu dibagi 3 unit untuk Satpol dan 2 untuk Dinas Perhubungan. Namun operasionalnya lima unit kendaraan itu bergabung dalam tim Pinky Trail.

“Melebur jadi satu tim,” tambah Irvan.

Personel Satpol cantik yang bertugas dalam Tim Pinky Trail disiapkan 10 Orang. Mereka akan bergerak secara fungsional. Mayoritas anggota tim yang diterjunkan ini memiliki stamina yang tangguh dan ahli bela diri.

Semisal Begi Arya Yunani (20). Perempuan cantik kelahiran Trenggalek ini cukup cekatan dalam menunggang trail. detikcom yang mengikuti patroli melihat dia cukup patuh peraturan lalu lintas, misalnya batas kecepatan berkendara menyesuaikan peraturan.

“Kita menertibkan pelanggaran ya tidak boleh lantas melanggar juga,” kata Begi.

Begi dipilih masuk menjadi anggota tim karena memiliki skill mengendarai trail sejak remaja. Ia mengaku memiliki hobi adventure.

“Saya suka naik trail, adventure ke medan offroad. Jadi sudah terbiasa,” katanya.

Lain lagi dengan Riris Tia Dwi Maulani (22). Ia juga menyukai menunggang motor sejak remaja. Bahkan selama ini ia menunggang Kawazaki Ninja 2 Tak bila ke kantor.

“Saya setiap hari naik Ninja, jadi sudah biasa,” kata Riris usai patroli bersama Begi.(detik.com)