Anthony Joshua, Petinju Muslim Titisan Muhammad Ali

SURABAYAONLINE.CO-Siapa yang tidak mengenal Muhammad Ali? Dia merupakan petinju penguasa kelas berat yang taat sejak memutuskan memeluk agama muslim pada 1964. Kini, Ali memiliki penerus di kelas berat atas nama Anthony Joshua.

Ya, Muhammad Ali adalah salah satu petinju kelas berat tersukses di eranya. Sejak memutuskan untuk memeluk agama islam pada 1964, petinju asal Amerika Serikat itu berhasil meraih kemenangan demi kemenangan.

Dari total 61 pertarungan, Ali total berhasil meraih 56 kemenangan, di antaranya 37 knock out (KO), dan lima kali menelan kekalahan. Setelah petinju yang memiliki julukan The People Champions itu meninggal dunia, kini dunia tinju kembali kedatangan penguasa baru dunia tinju kelas berat.

Namanya Anthony Oluwafemi Olaseni Joshua. Petinju kelahiran Watford, Inggris tersebut baru saja menambah koleksi gelar kelas berat setelah memukul KO Wladimir Klitschko pada ronde ke-11 dalam pertandingan yang berlangsung di Wembley, London, Minggu (30/04/17).

Kesuksesan Joshua mendapatkan gelar juara kelas berat versi IBF, IBO, dan WBA membuat banyak penggemar tinju mulai menyamai prestasinya dengan Ali.

Awal Karier Tinju

Anthony Joshua merupakan petinju kelahiran Watford, Inggris. Joshua baru mulai bertarung pada tahun 2007. Saat itu, dia masih berusia 18 tahun.

Tiga tahun kemudian, Joshua berhasil meraih gelar juara di turnamen ABA Championship. Keberhasilannya itu membuat Joshua ditawarkan untuk menjadi petinju profesional.

Gayanya di atas ring juga mirip

Meski mendapatkan tawaran bayaran sebesar 50 ribu pounds, Joshua memutuskan untuk menolaknya. Sebab, dia ingin mendapatkan medali emas olimpiade.

Namun, sebelum mewujudkan mimpinya itu, Joshua sempat masuk penjara karena ketahuan membawa narkoba. Dia pun sempat dipenjara selama satu tahun.

Namun, penjara sama sekali tidak mengurangi kemampuannya dalam bertinju. Pada 2012, Joshua memutuskan untuk mengikuti Olimpiade 2012 di bawah bendera Inggris.

Dia berhasil mempersembahkan medali emas untuk Inggris setelah menumbangkan petinju asal Italia, Roberto Cammarelle di partai final.

Tak Pernah Kalah

Pada 11 Juli 2013, Joshua membuat sebuah keputusan yang sangat besar. Dia memutuskan untuk menjadi petinju profesional.

Petinju asal Inggris itu mengawali kariernya dengan gemilang. Joshua mencatat kemenangan KO pertama setelah mengalahkan petinju asal Italia, Emanuele Leo.

Satu tahun kemudian, Joshua mendapatkan kesempatan untuk meraih gelar juara untuk berhadapan dengan Denis Bakhtov.

Hasilnya, petinju bergaya Orthodox itu berhasil meraih gelar juara dunia kelas berat pertamanya versi WBC setelah memukul KO Bakhtov.

Tiga tahun kemudian, tepatnya 9 April 2016, Joshua berhasil menambah koleksi gelar setelah merebut sabuk juara kelas berat versi IBF setelah memukul KO lawannya Charles Martin.

Sampai saat ini, petinju yang memiliki julukan AJ tersebut memiliki rekor sempurna 19 kali menang. Hebatnya, semua kemenangan diraih dengan KO.

Muslim Taat

Selain sebagai petarung yang sangat tangguh di atas ring, Anthony Joshua ternyata merupakan pemeluk agama Islam yang taat. Terbukti, dia pernah mem-posting sedang melakukan shalat bersama saudaranya.

”Selain keberuntungan, kerja keras, dan talenta, doa adalah dasar yang kuat. Sungguh menyenangkan bergabung dengan saudara saya menunaikan shalat Asar,” demikian tulis Joshua di akun Twitter miliknya.

Foto itu diambil saat sedang berkunjung ke Dubai bersama teman-temannya. Foto itu menunjukkan Joshua shalat bersama dua orang lainnya di dalam sebuah masjid besar di belakang dua Al-Quran.

Sayang setelah mengunggah foto tersebut, AJ terkaget-kaget dengan banyak retweet dari total 800 ribu pengikutnya. Mereka mengecam apa yang dilakukannya.

“Saya memang sengaja mem-posting foto tersebut, tapi reaksi memalukan terjadi. Tapi saya tidak bisa mengomentari pendapat orang lain. Salama niat saya tulus, itulah yang terpenting,” ungkap Joshua seperti dikutip The Sun ketika itu.(indosport)