99,08 Persen Jalan di Jatim Sudah Tak Berlubang

SURABAYAONLINE.CO- Tim Sapu Lubang Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) VIII Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengklaim telah berhasil menutup 99,08 persen lubang jalan di Jawa Timur (Jatim).

Ini artinya, nyaris tidak ada lagi jalan berlubang di provinsi paling timur Pulau Jawa. Aksi sapu lubang BPPJN ini merupakan kelanjutan dari permintaan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono untuk memperbaiki jalan-jalan berlubang di wilayah Jatim pada 22 Februari 2017 silam.

Diketahui total jalan nasional di Jatim adalah sepanjang 2.361,23 kilometer. Dari jumlah tersebut, 56,32 persen atau 1.329,91 kilometer di antaranya dalam keadaan baik.

Sementara sepanjang 142,97 kilometer (6,05 persen) rusak ringan, 872,87 kilometer (36,97 persen) rusak sedang, dan 15,47 kilometer atau 0,66 persen rusak berat.

“Hasil sapu lubang mampu bertahan hingga 3-5 bulan ke depan, tetapi bila tergenang air kembali akan lebih cepat rusak,” ucap Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Arie Setiadi Moerwanto, dalam siaran pers yang diterima KompasProperti, Selasa (28/2/2017).

Setelah itu, lanjut Arie, akan dilakukan patching atau pemeliharaan rutin dengan menggunakan aspal dan penanganan permanen melalui rekonstruksi jalan selepas musim hujan berakhir.

Adapun penyebab berlubangnya jalan-jalan di Jatim adalah saluran drainase yang tidak berfungsi dengan baik sehingga menimbulkan genangan di atas aspal dan membuat jalan menjadi mudah rusak.

Penyebab lainnya adalah angkutan dengan muatan berlebih, kemacetan, dan bangunan liar di atas ruang milik jalan.

Perbaikan jalan yang dilakukan bersamaan dengan musim hujan ini disebut Arie hanya penanganan sementara. Apabila menunggu musim hujan selesai pada Maret 2017, maka akan membahayakan pengguna jalan.

“Saat hari tidak hujan kami tambal dengan lapisan semi permanen yang bersifat sementara. Namun saat musim panas nanti akan dilakukan penanganan permanen,” jelasnya.

Pada tahun anggaran 2017, Kementerian PUPR menyiapkan dana Rp 1,2 triliun untuk penanganan dan pemeliharaan jalan nasional di Provinsi Jatim sepanjang 2.361 kilometer dan jembatan 19.922 meter.(kompas.com)