Polres Karanganyar: Sopir Bus Solaris Jaya Belum Kenal Medan

SURABAYAONLINE.CO- Bus Wisata Solaris Jaya bernopol K 1677 CD yang masuk jurang di Jalan Gondosuli, Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah diduga karena sopir tidak mengenal medan.

AKP Ahdi Rizaliansyah Kasatlantas Polres Karanganyar mengatakan, Suwito, sopir bus yang memuat rombongan guru dari Sidoarjo yang hendak berwisata ke Yogyakarta ini merupakan sopir baru, yang belum mengenal medan.

“Seharusnya dia lewat jalan baru, malah lewat jalan Gondosuli yang turunannya curam,” kata AKP Ahdi kepada Radio Suara Surabaya Minggu petang.

Sebagaimana hasil awal pemeriksaan kendaraan di TKP, pengemudi bus wisata itu sudah menginjak rem. Rem jenis rem angin itu sudah diinjak oleh sopir sejak dari atas.

“Saat ini Sopir juga sedang kami periksa di Kantor Polres Karanganyar. Hasil awal, pengemudi mengaku sudah dari atas menginjak rem. Remnya rem angin, dan saat kami periksa, piringan rem bus ini sudah tipis,” katanya.

Sebelum masuk ke dalam jurang sedalam 12 meter di Gondosuli, bus ini sempat menabrak tanaman hidroponik milik warga hingga akhirnya terperosok dan masuk ke jurang.

Akibat kecelakaan ini, kata Ahdi, bagian kaca depan dan dashboard terlempar. Namun demikian, Suwito, sopir bus ini selamat dan mengalami luka ringan.

AKP Ahdi menegaskan, Bus Solaris Jaya ini melaju dari daerah Sarangan menuju ke Tawangmangu melewati jalan Gondosuli bukan untuk menuju ke lokasi wisata di Tawangmangu, melainkan hendak mengantarkan penumpangnya berwisata ke Yogyakarta.

“Seluruh penumpang sudah kami evakuasi. Korban meninggal ada enam orang, 11 orang luka berat, dan 10 orang luka ringan. Kami tadi dibantu warga dan juga Basarnas dalam evakuasi. Sekarang, seluruh korban sudah berada di RSUD Karanganyar, setelah sebelumnya menjalani perawatan awal di Puskesmas Tawangmangu,” ujarnya.(*)