Refleksi Pembangunan Berkeadilan dan Identitas Kawasan Surabaya Barat  

SURABAYAONLINE.CO-Kota Surabaya sebagai kota industri modern terbesar di Jawa Timur terus berkembang dan pemerintah terus membangun infrastruktur jalan dan bangunan-bangunan untuk fasilitas umum sebagai cara memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus guna menciptakan kota yang ramah lingkungan. Untuk mencapai tujuan itu, Pemerintah Kota Surabaya menciptakan ruang-ruang terbuka hijau melalui kebijakan pembangunan taman (greencity).

Selain itu pemerintah Kota Surabaya juga terus membangun infrastruktur pembangunan jalan berikut juga pusat bisnis untuk meningkatkan perekonomian di Ibu Kota Provinsi Jawa Timur Ini. Mengacu pada rencana tata ruang dan wilayah (RTRW), ada sejumlah kawasan yang masuk dalam area pengembangan pusat bisnis. Antara lain, Jalan MayjendSoengkono, Kutisari, Mulyosari, Ngagel-Pucang, HR Muhammad dan sekitarnya, hingga jalan lingkar luar barat dan lingkar dalam barat. Berikut juga di Surabaya Barat dimana Pemerintah Kota Surabaya membangun gedung-gedung yang mana nantinya di Kawasan Surabaya Barat akan dijadikan sebagai New Central Business District. Pembangunan properti di kawasan Surabaya Barat meningkat seiring pengerjaan WestOuter Ring Road (WORR) yang menghubungkan Teluk Lamongdengan kawasan Surabaya Barat. Serta akan dibangunnya WestInner Ring Road yang menghubungkan Kawasan Surabaya Barat dengan Kawasan Surabaya Selatan.

Berdasarkan Perda Nomor 5 Tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang dan Wilayah Provinsi Jawa Timur 2011-2031, Kota Surabaya merupakan kawasan perkotaan yang diarahkan untuk berfungsi sebagai PKN di Provinsi Jawa Timur.  Serta pengembangan kegiatan di Kota Surabaya adalah sebagai pusat pelayanan, perdagangan dan jasa, industri, pemerintahan, pendidikan, kesehatan, transportasi dan prasarana wisata.

Berbicara mengenai pembangunan, pembangunan yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Surabaya dapat dibilang merata, meskipun pemerintah hanya intens membangun infrastruktur di pusat kota. Infrastruktur yang dibangun di Kawasan Surabaya Barat sendiri dikembangkan oleh dua pengembang besar yakni Ciputra Group dan PT Intiland Development Tbk. Dimana dua pengembang tersebut terus melaukan pembangunan mulai dari perumahan hingga pusat bisnis. Dampak akan tingginya pembangunan perumahan berikut pusat bisnis di Surabaya Barat membuat beban jalan yang ada saat ini sering padat pada jam tertentu. Akan tetapi, hal itu akan segera teratasi, karena Pemerintah Kota Surabaya terus membangun dan menambah infrastruktur jalan dengan melibatkan pihak pengembang. Sehingga pusat komersial seperti perkantoran dan pusat perbelanjaan di wilayah barat pun mulai bertumbuh. Pembangunan WestOuter Ring Road dengan tujuan menciptakan akses yang mudah menuju Surabaya Barat sehingga dapat menarik investor dan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Surabaya Barat.

Mencoba meninjau dari sudut pandang pembangunan berkeadilan yang mana pembangunan dengan dilandasi oleh nilai-nilai kebenaran, tidak bersifat sewenang-wenang dan bersifat proporsional. Pembangunan yang ada di Kawasan Surabaya Barat, jika berdasar pada fenomena diatas pembangunan infrastruktur yang dilakukan oleh pihak swasta yang mana orientasi dari mereka adalah profit tentu pembangunan yang ada tidak dapat dikatakan pembangunan yang berkeadilan. Pembangunan infrastukturjalan WestOuter dan WestInner Ring Road berikut juga inovasi hanya untuk menekan biaya akomodasi dari kelompok elite market tertentu. WestOuter Ring Road yang mana menghubungkan Kawasan Surabaya Barat dengan Teluk Lamong, dimana daerah Teluk Lamong yang mayoritas adalah daerah pergudangan industri-industri di Surabaya. Sedangkan sisi dari masyarakat asli Surabaya Barat sendiri belum tentu dapat menggunakannya.

Pembangunan WestInnerRing Road yang mana menghubungkan Surabaya Barat dengan Surabaya Selatan dapat dilihat di kawasan Surabaya Selatan adalah Central BussinessDistrict Kota Surabaya. Sedangkan Kawasan Surabaya Barat akan menjadi New Central BussinessDistrict, kembali di sini perlu dipertanyakan kembali akan inovasi pembangunan dan infrastruktur di Kota Surabaya. Apakah memperhatikan pembangunan yang berkeadilan (?)

Selain itu berbicara identitas kota, yang mana identitas kota adalah sesuatu yang mampu memberikan kesan dalam sebuah proses imajinasi manusia dan pada akhirnya menciptakan kesan tersendiri di dalamnya. Jika berbicara Surabaya pasti identitasnya adalah Kota Pahlawan, Patung Suro dan Boyo serta Arek Suroboyo. Akan tetapi yang begitu mengerikan ketika berbicara Surabaya Barat yang menjadi identitas bukan lagi hal itu akan tetapi Patung Merlion dan Singapore of Surabaya. Sungguh luar biasa, dimana para kelas borjuis merekonstruksi pikiran berikut juga menciptakan ruang imaginer yang mana kita tak tahu bahwa kita dibawah ke alam yang berbeda.(Muhammad Bagus Balghi,Mahasiswa Program Studi S1 Ilmu Politik UNAIR)