Lima Pengusaha Mahasiswa ITS Berangkat ke Ajang KMI

SURABAYAONLINE.CO-Mahsiswa Institut Tekhnologi Sepuluh November (ITS) Surabaya pada 16-19 November akan dikirim ke Universitas Brawijaya (UNIBRAW) Malang untuk mengikuti ajang Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) yang dilaksanakan oleh kementrian Riset dan Perguruan Tinggi (KEMENRISETDIKTI), ITS meengirim lima tim diantaranya terdiri dari Pickyourmood, Gebocx, Ikon, Minibites, dan 3D Recase, dan tim ini sudah lolos seleksi dan mendapat bantuan dana sebesar 15 juta dari Kementrian.

Pada acara tersebut kelima mahasiswa tersebut akan memamerkan produknya sekaligus menjajakannya pada ajang Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia di Malang, Dr.  Darmaji selaku Direktur Kemahasiswaan ITS menjelaskan, lima tim pengusaha tersebut telah melalui tahap seleksi, Darmaji mengatakan bahwa ITS dapat melahirkan pengusaha muda baru yang lahir dari kalangan kampus.

Darmaji juga menjelaskan dalam ajang KMI akan diperebutkan tropi sebagai pengusaha mahasiswa, tapi ia menekankan bukan itu tujuan akhirnya,  pihak ITS sendiri mengingkan bahwasannya bagaimana mahasiswa lahir menjadi seorang pengusaha, “ Kalau melihat omzet yang dudah mereka raih selama ini, rasanya tidak terlalu sulit untuk menjadikan mereka sebagai pengusaha mahasiswa” Ujarnya.

Salah satu mahasiswa yang akan memperkenalkan produknya Rachmawati Cahyaningsih berharap ajang KMI akan menjadi pembuktian terhadap produknya yang ditawarkan kepada konsumen, Rachma sendiri memiliki produk Pickyourmood, “ Kami berharap melalui kegiatan ini kami dapat membuktikan kepada publik bahwa produk yang kami tawarkan memang dicari dan dibutuhkan oleh masyarakat terutama pada pasar yang kami bidik yakni anak-anak muda” Ujar Mahasiswi Dapartemen Tekhnik Sipil.

Rekan Rachma dalam menjalankan bisnis tersebut yakni Angga Hermawan, mencoba menaewarkan produk tulisan dan kebuutuhan belajar lainnya, seperti dompet serta aksesoris lainnya untuk kelompok usia remaja, dengan desain yang dipilih dan telah ditentukan oleh pembeli. Angga juga menjelaskan bahwasannya ia menyadari bahwa kelompok remaja senang dengan sesuatu yang unik dan antik, maka dari itu Angga dan Rachma mencoba memenuhi kebutuhan mereka, “ Desai dasarnya kami siapkan, tapi kalau konsumen ingin mengkreasi apa yang ingin mereka lakukan tidak menutup kemungkinan kami menerimanya” Ujarnya.

Hingga saat ini produknya sudah mencapai omzet 300 juta dan sudah mulai merambah pasar Eropa dan Amerika Serikat dengan sistem online, “ Bulan lalu kami baru saja menyelesaikan 150 pesanan pernak-pernik kebutuhan anak sekolah dalam bentuk dompet dari Amerika Serikat.” Tururnya

Sementara itu Laili Maulidiyah, Mahasiswa Dapartemen Arsitektur merintis usaha makanan dalam bentuk nasi siap santaop dengan beraneka macam menu, yang dikemas dalam boks menarik, Ia menamakan dengan produk Gebox kependekan dari Geprek In Box, Nasi dengan lauk pauk yang cukup dengan digeprek dengan dibungkus dengan kemasan menarik. Ada tiga menu yang ditawarkan oleh laily dengan ada lima rasa sambal yang berbeda, da ayam jamur, tempe udang, cumi udang, dengan pilihan sambal bawang, sambal trasi, sambal matah, sambal  kemangi, sambal korek, yang dibanderol dari harga Rp. 6000 hingga Rp. 12.000, dan saat ini omzet yang dihasilkan sudah mencapai Rp.10 Juta hingga Rp.12 Juta, namun jumlah itu hanya mencangkup lingkungan ITS saja dan belum termasuk jika dipasarkan secara online.

Pada ajang KMI nanti kelima tim pengusaha mahasiswa ITS tersebut akan unjuk kebolehan sekaligus memaparkan rencana kedepannya tentang usahanya dengan bermodal 15 juta per tim dari Kemenristekdikti, dan ini merupaan bentuk nayata pembelajaran kewirausahaab di Perguruan Tinggi. (yoski)