Jawa Timur Waspada Angin Kencang dan Gelombang Tinggi

SURABAYAONLINE.CO- Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Surabaya, kondisi cuaca di Jatim pada Rabu (12/10/2016) diperkirakan hujan merata. Bahkan, potensi angin kencang cukup besar. Di bagian selatan Jatim yang paling merasakan dampak angin kencang tersebut.

“Potensi angin kencang ini membuat tinggi gelombang mencapai 2 meter di laut Selatan Jawa, sedangkan di Samudera Hindia ketinggian gelombang diperkirakan mencapai 1,5-3 meter,” kata Adi Hermanto Prakirawan BMKG Maritim Perak Surabaya kepada suarasurabaya.net, Rabu (12/10/2016).

Selain itu, kata Adi, untuk wilayah utara Jatim, ketinggian gelombang laut mencapai 1 meter. Apabila gelombang air laut ini mencapai ke daratan bisa menyebabkan genangan ke wilayah tersebut.

Menurut Adi, tiga wilayah utara yang menjadi perhatian adalah Masalembo, Bawean dan Kangean. Selain itu, di wilayah selatan, Pacitan hingga Jember bagian selatan patut mendapatkan perhatian lebih.

“Karena itu, bagi kapal-kapal nelayan perlu waspada terkait adanya gelombang tinggi ini,” ujarnya.

Dia juga mengatakan, tingkat kewaspadaan masyarakat perlu ditingkatkan pada tanggal 16-19 Oktober nanti. Menurutnya, pada tanggal tersebut merupakan puncak titik tertinggi pasang air laut.

Sementara itu, BMKG Juanda Surabaya mengatakan, hujan ringan hingga sedang yang akan terjadi secara merata di Jatim, akan didahului oleh angin kencang sesaat menjelang hujan.

“Di masa peralihan seperti saat ini, pertumbuhan awan sedikit lebih aktif dan angin lebih cepat. Untuk itu masyarakat di dataran tinggi dan utara Jatim perlu waspada terhadap angin kencang ini,” kata Rendy Irawadi Prakirawan Cuaca BMKG Juanda.

Dia menjelaskan, wilayah dataran tinggi yang dia maksud adalah wilayah Ponorogo hingga Banyuwangi. Sedangkan wilayah utara Jatim yang patut waspada ada wilayah Sumenep hingga Tuban.

“Kecepatan angin kencang ini mencapai 35-45 km/jam, untuk ukuran normalnya kecepatan angin berkisar 10-20 km/jam,” kata Rendy.

Untuk itu, kata Rendy, bagi masyarakat yang sedang berkendara di jalan perlu waspada dengan angin kencang ini, terutama angin kencang menjelang hujan turun. Dia meminta pengguna jalan lebih hati-hati karena risiko pohon tumbang bisa terjadi karena angin kencang ini.(*)