Suku Hopi Ramalkan Kiamat Sebentar Lagi

SURABAYAONLINE.CO-Salah satu suku Indian di Amerika Utara meramalkan bahwa kiamat tidak lama akan terjadi. Ini mirip rmalan suku Maya yang meramal kiamat pada 2012 lalu. Kiamat kapa terjadi hanya Sang Pencipta yang mengetahuinya.

Suku ini dijuluki suku Hopi oleh orang Amerika yang berarti damai. Suku Hopi menyatakan bahwa dunia ini sudah mengalami kiamat tiga kali, dan manusia kini memasuki tahap keempat kalau manusia tidak menyembah Sang Pencipta, maka tahap keempat ini juga akan hancur juga dan hanya orang beriman (yang menyembah Sang Pencipta yang akan selamat)

Suku ini menceritakan bagaimana mereka memasuki Bumi melalui portal berbasis di Grand Canyon di Amerika Serikat dengan bantuan makhluk asing seperti semut.

Menurut legenda, Elder Feather Putih dari klan Beruang Hopi kuno meramalkan peristiwa yang mengarah ke kiamat dengan akurasi yang menggelitik (ramalannya ditulis dengan bahasa kiasan mirip Sri Aji Joyoboyo dari Kediri).

hopi-lawas
Suku Hopi di masa 1950-an.(ist)

Prediksinya sebagai berikut:

1 – “Kami diberitahu tentang kedatangan orang-orang kulit putih.” (Penemuan Eropa Amerika).

2 – “Tanah kami akan melihat kedatangan roda berputar penuh dengan suara-suara.” (Penaklukan Amerika Utara).

3 – “Ada binatang aneh seperti kerbau tetapi dengan tanduk panjang yang besar akan dibanjiri tanah dalam jumlah besar.” (Pengenalan penggembalaan ternak).

4 – “Tanah akan dilintasi ular besi.” (Kereta Api).

5 – “Tanah silang-menyilang dengan jaring laba-laba raksasa.” (World Wide Web).

6 – “Tanah harus silang-menyilang dengan sungai-sungai batu yang membuat gambar di bawah sinar matahari.” (Bina Marga dan jalan).

7 – “. Anda akan mendengar dari laut berubah menjadi hitam, dan banyak mahluk hidup mati karena itu” (2010 Tumpahan Minyak Teluk).

8 – “Anda akan melihat banyak pemuda, yang memakai rambut panjang seperti orang saya, datang dan bergabung dengan suku bangsa, untuk mempelajari cara dan kebijaksanaan mereka.” (Gerakan kontra-budaya tahun 60-an dan 70-an).

9 – “.. Anda akan mendengar dari-tempat kediaman di langit, di atas bumi, yang akan jatuh dengan kecelakaan besar itu akan muncul sebagai bintang biru (blue star), Segera setelah ini, upacara orang saya akan berhenti.” Nah kata ini rupanya yang dijadikan petunjuk bahwa kiamat segera terjadi.

Beberapa orang menyebut bahwa “blu star” yang crash ke bumi mungkin satelit yang kembali memasuki atmosfer bumi.

Satelit milik China Tiangong 1 adalah satelit biru yang diprediksi jatuh kembali ke Bumi, tahun ini atau berikutnya, dan menyebabkan bencana besar.

satelit dilaporkan kehilangan kontak dengan pengendali misi di bulan Juli.

Ini bisa berarti akhir dunia sudah dekat dan satu-satunya cara untuk bertahan hidup mungkin melalui keyakinan Hopi dalam masyarakat Semut.

lukisan gua di Grand Canyon dan di Mesir menggambarkan gambar makhluk seperti semut yang penting untuk kelangsungan hidup orang-orang Hopi pada sejumlah kesempatan.

Dalam cerita, orang-orang Semut menarik Hopi jauh dari “Dunia Pertama” yang tampaknya dihancurkan oleh api.

Selama kehancuran “Kedua Dunia”, oleh es (dunia es) orang-orang semut mengambil suku kuno ke gua bawah tanah di mana mereka menemukan tempat perlindungan.

manusia-semut
Alien mirip semut penolong suku Hopi.(ist)

Lukisan menunjukkan orang-orang dengan tengkorak memanjang, lengan kurus dan kaki dengan tubuh bagian atas menyerupai thorax alien.

Banyak yang mengusulkan bahwa lukisan gua dari makhluk seperti semut yang mirip dengan zaman modern penggambaran kehidupan alien.

Dalam kehancuran “Dunia Ketiga” legenda menyebutkan “perisai terbang ” mengklaim bahwa Hopi telah melihat UFO.

Bahkan lebih aneh, banyak legenda menyatakan bahwa “perisai terbang” akan mengambil Hopi jauh dari kehancuran dan dunia berikutnya.

Jadi sementara yang paling modern-penggambaran kontak dengan alien memprediksi perang, Hopi mungkin tahu bahwa mereka (alien) sangat penting bagi kelangsungan hidup manusia.(dailystar)