Seperti dalam Film Laga, Polisi dan Sindikat Pencuri Mobil Baku Tembak di Jembatan Suramadu

SURABAYAONLINE.CO – Baku tembak layaknya film laga antara polisi dengan pencuri mobil terjadi di jembatan Suramadu Surabaya, Jumat (26/8/2016) dini hari. Satu polisi terluka di bagian perut akibat peristiwa itu.

Beritajatim.com melaporkan, kejadian itu bermula ketika petugas mengejar mobil box L300 bernopol L 8248 GJ milik PT Cen Kurir Indonesia, yang dibawa kabur pelaku. Mobil itu sebelumnya parkir di Jalan Kutisari Utara III, Surabaya.

Petugas dari Unit Resmob Polrestabes Surabaya sudah berusaha menghentikan. Namun hal itu tidak digubris pelaku. Bahkan pelaku yang berjumlah dua orang itu menantang petugas dengan cara mengeluarkan senjata jenis air gun. Mereka menghujani petugas dengan tembakan.

Karuan saja, korps berseragam cokelat melakukan pembelaan dengan memberondong tembakan ke arah mobil tersebut. Naas, Kanit Resmob AKP Agung Pribadi terkena tembakan pada bagian perut. Sementara mobil pelaku juga berkali-kali terkena tembakan.

Hanya saja, dua penjahat itu tetap bisa mengendalikan laju mobilnya. Akan tetapi itu tidak berlangsung lama. Karena petugas berhasil menembus roda kendaraan pelaku dengan tembakan. Mobil tersebut oleng hingga menabrak pembatas jalan.

Ternyata dengan berhentinya mobil box tersebut, kedua pelak tidak mau menyerah. Mereka tetap saja melepaskan tembakan ke arah petugas. Begitu mengetahui peluru milik polisi habis, kedua bandit itummerampas motor pengendara untuk melarikan diri.

“Karena mendapatkan perlawanan cukup sengit, kami akhirnya melakukan pembelaan dengan menembak mobil box curian itu. Akan tetapi pelaku kabur dengan merampas sepeda motor milik pengguna jalan. Sambil melarikan diri, pelaku sempat membuang airgun dan kunci T,” kata Wakasatreskrim Polrestabes Surabaya, Kompol Bayu Indra Wiguno.

Dikejar warga
Melihat gelagat mobil ngawur warga Kutisari, Arman bersama temannya Herman berboncengan mengejar mobil tersebut lari kencang ke arah jalan raya Kendangsari.

“Saya melihat nyetirnya sangat mahir, bisa menghindari mobil di depannya saat menyalip kendaraan lain. Posisi saya mengikuti di kanan mobil, saya gebrak malah saya dipepet. Kemudian saat putar balik menuju Kendangsari, kaki saya sampai terlindas,” katanya.

Saat mengejar, Arman belum sadar kalau ini pencurian. Dia hanya mengira mobil itu dikendarai sopir PT. Cen Kurir Indonesia yang ngawur.

“Setelah saya tanya ke kantornya, ternyata itu kejadian pencurian,” katanya.

Sebelumnya, Mobil Box L300 dengan Nopol L 8248 GJ milik perusahaan ekspedisi ini terparkir persewaan lahan parkir di Jl. Kutisari Utara III No. 17 Surabaya.

Mobil terparkir bersama beberapa mobil yang lain, dan posisi lahan parkir terkunci gerbangnya. Para pencuri sepertinya membawa gembok yang berhasil dirusaknya.

Aris Purwanto pemilik lahan parkir mengatakan, mobil yang parkir di sini sudah sesuai standar keamanan. Seluruh orang yang langganan parkir di sini diberi kunci gembok satu persatu.

“Bahkan, kalau ada yang sudah tidak jadi pelanggan maka gembok saya ganti baru. Ini baru saja belum sebulan saya ganti baru,” katanya.

 

 

(*)