Gandeng Unair dan ITS, Gresik Bangun Agro Techno Park

SURABAYAONLINE.CO, GRESIK – Bupati Gresik Dr. Ir. H. Sambari Halim Radianto,ST.M.Si. menggandeng Universitas Airlangga (Unair) dan Institut Sepuluh Nopember Surabaya (ITS), bekerjasama dengan PT Polowijo Gosari Group, akan membangun kampus di Kecamatan Panceng Gresik Utara.

“Ini merupakan kerjasama yang sangat baik, karena memang cita-cita kami sebagai pemerintah adalah ingin mewujudkan pendidikan di Gresik agar semakin berkualitas. Monggo, saya hanya mengamini dan membantu sesuai tugas dan wewenang saya,” kata Bupati Sambari saat mengikuti paparan bersama Rektor Unair Prof. Dr. Moh. Nasih, Chairman PT Polowijo Gosari Group A. Djauhar Arifin dan sejumlah tim masterplan dari Institut 10 November Surabaya (ITS) serta didampingi Kabag Humas Pemkab Gresik Suyono, di ruang rektorat Unair, Selasa (23/8/2016).

Namun, lanjut Bupati, pembangunan yang akan dilakukan harus memenuhi syarat. Dan pihaknya akan berupaya membantu sesuai dengan kewenangan selaku pemerintah daerah. “Asalkan tidak melanggar peraturan perundang-undangan yang berlaku, silahan dikerjakan,” lanjutnya.

maket
Peta konsep pembangunan kampus Agro Techno Park Universitas Airlangga di wilayah Gresik Utara. foto: istimewa

Dalam paparannya, Rektor Unair menjelaskan pembangunan kampus membutuhkan lahan seluas 50 hektar, hingga saat ini lahan yang sudah dipersiapkan seluas 5 hektar. Dan rencananya akan dibangun 5 fakultas serta beberapa insfratruktur lainnya.

Kelima fakultas tersebut adalah fakultas ekonomi dan bisnis, fakultas sains dan teknlogi, fakultas kedokteran hewan, fakultas kesehatan masyarakat, fakultas vokasi. “Dibagi menjadi 12 program studi, program studi dikembangkan terdiri dari 4 program studi social sciences dan 8 program studi life science,” ujar Rektor Unair Prof. Moh. Nasih.

Selain gedung perkuliahan tersebut, nantinya fasilitas penunjang lainnya juga akan dibangun. Antara lain sarana olahraga untuk mahasiswa, pusat riset, asrama mahasiswa dan dosen, serta masjid sebagai sarana untuk beribadah. “Sementara itu, untuk rancangan arsitektur dan insfrastruktur, masih dalam kajian tim masterplan dan selesai pada bulan Oktober mendatang,” kata Prof. Dr. Moh. Nasih.

Menariknya, konsep pembangunan kampus Unair tersebut adalah ‘Agro Techno Park’ yang sinergi dengan program pemerintah yang sudah dicanangkan yakni Taman Teknologi Pertanian.

Paparan selanjutnya disampaikan A. Djauhar Arifin, yang menjelaskan bahwa sepak terjangnya dalam membantu membangun Gresik sudah ia lakukan, bahkan ia sudah memiliki hubungan psikologis yang kuat dengan para Bupati Gresik terdahulu.

“Saya sudah lama membangun Gresik bareng dengan bupati. Sebagai unsur industri, kami tidak hanya mengelola kekayaan Gresik saja, tapi juga memberikan manfaat kepada masyarakat,” tandasnya. (san)