Jika Rokok naik Rp50 ribu, 6 Juta Buruh Pabrik Rokok di Jatim Nganggur

SURABAYAONLINE.CO, Gresik – Sebanyak 6 juta orang buruh, yang selama ini bekerja di lingkungan pabrik rokok di seluruh Jatim, terancam nganggur bila pemerintah menaikkan harga rokok Rp 50 ribu/bungkus.

“Seluruh jumlah buruh yang ada di Jatim mencapai 20 juta orang, 6 juta orang di antaranya bekerja di lingkungan pabrik rokok. Kalau harga rokok dinaikkan sedrastis itu, tentu saja akan membuat guncangan di pabrik rokok,” ujar Wakil Gubernur Jatim H Saifullah Yusuf ditemui usai mengikuti Konfercab PCNU di Ponpes Ihayul Ulum Kecamatan Dukun Gresik, Minggu (21/8/2016) sore.

Menurut Gus Ipul, panggilan akrabnya, sampai saat ini daerah terutama Gubernur Jatim belum mendapat kepastian soal kenaikkan harga rokok tersebut. Pemerintah pusat dinilai Gus Ipul, juga belum ada kesamaan keputusan soal tersebut.

Diakuinya, soal rokok memang bisa banyak kepentingan kalau dilihat dari banyak sisi. Misalnya sisi kesehatan, cukai untuk pendapatan, serta tenaga kerja.

“Sampai saat ini, kita (Pemprov) belum ada informasi dari pusat soal itu (kenaikan harga). Yang jadi pertanyaan kita, apa alasannya dan karena apa naik sebesar itu,” tanyanya. (san)