Usai Makan Soto Hajatan, 30 Warga di Wonortirto Blitar Masuk Rumah Sakit karena Keracunan

SURABAYAONLINE.CO, BLITAR – Sebanyak 30 warga dusun Wungukerep Desa Wonotirto RT 2 RW 5, Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar menjadi korban keracunan massal. Diduga warga keracunan usai mengonsumsi soto suguhan hajatan di rumah Tarni (50) yang juga merupakan warga desa setempat.

Kasubag humas Polres Blitar AKP Whisnu Wardana menceritakan kronologi keracunan massal tersebut. Pada hari Selasa sekitar pukul 17.00 WIB, warga memenuhi undangan dalam rangka hajatatan Tahlilan di rumah Tarni, selasa (26/7/2016).

Setelah hajatan selesai seperti diberitakan bangsaonline.com, warga disuguhi soto oleh tuan rumah. Dan setelah itu warga langsung pulang ke rumah masing-masing. Kemudian keesokan harinya Rabu (27/7/2016) warga mulai merasakan gejala keracunan seperti muntah dan diare.

“Salah satu warga mengaku jika semakin lama semakin parah sehingga pihak keluarga langsung memutuskan untuk membawa ke Puskesmas untuk mendapat perawatan,” jelas Whisnu, kamis (29/7/2016).

Ia menjelaskan ada 30 warga yang mengalami keracunan. dan hingga saat ini masih ada 27 warga yang masih harus menjalani perawatan di Puskesmas Wonotirto.

“Hasil pendataan sementara ada 30 orang yang keracunan makanan. Tidak ada yang meninggal dunia, pagi ini mereka masih diopname di klinik namun kondisinya semakin membaik,” imbuhnya.

Whisnu menambahkan, saat ini Polsek Wonotirto masih memeriksa saksi-saksi termasuk tuan rumah penyelenggara hajatan. Untuk memastikan penyebab keracunan, polisi akan meneliti sampel makanan yang disajikan dalam hajatan.

“Penyebab keracunan itu masih kami dalami, sampel makanan itu kami kirimkan ke Polda untuk diteliti Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jatim,” tutup Kasubag Humas Polres Blitar.