Perempuan Tewas akibat Airbag, Kasus Ketiga di Malaysia

SURABAYAONLINE.CO-Honda Motor menyatakan kasus ledakan airbag yang menewaskan seorang perempuan pengemudi bernama Norazlin Haron di Malaysia pada Sabtu 25 Juni 2016 diduga merupakan kasus ketiga di Malaysia. (Baca: Pengemudi Perempuan di Malaysia Tewas Terkena Serpihan Komponen Airbag)

Airbag produksi Takata itu mengembang secara berlebihan saat kendaraan mengalami kecelakaan disertai lontaran serpihan logam yang mengenai tubuh pengemudi.

Dada perempuan berusia 44 tahun itu terkena serpihan logam yang terlontar dari bagian tengah setir hingga korban tewas di lokasi. Saat itu, ia mengemudikan Honda City.

Honda Malaysia, seperti dikutip dari Reuters, Selasa (28/6/2016), menyatakan, pihaknya bersama kepolisian Malaysia masih melakukan penyelidikan atas kasus ini. Penyebab pasti kematian Norazlin belum bisa dipastikan.

Sedan City yang terlibat kecelakaan itu adalah model 2005. Model kendaraan itu termasuk dalam daftar yang harus di-recall untuk penggantian komponen inflator airbag di bagian pengemudi dan penumpang depan.

Dijelaskan pula, email pemberitahuan recall sudah dikirim sebanyak tiga kali ke pemilik mobil City tersebut. Dari banyaknya email yang dikirim itu Honda memastikan bahwa pemilik belum membawa mobilnya ke diler untuk dilakukan penggantian inflator.

Pada awal Juni 2016, Honda Malaysia mengumumkan penarikan 146.894 unit kendaraan yang diproduksi antara 2003 dan 2011. Di antara model kendaraan yang di-recall adalah City, Civic, dan Accord.

Pada Mei lalu Honda menyatakan bahwa dua kasus serupa terjadi di awal tahun ini di Malaysia. Pengemudi di dua kasus ledakan airbag itu juga tewas.

Pada Februari 2016, PT Honda Prospect Motor (HPM) selaku agen pemegang merek (APM) mobil Honda di Indonesia, mengumumkan recall besar-besaran terhadap ratusan ribu unit kendaraan dari enam model.

Penyebabnya airbag bisa mengembang secara berlebihan (overdeployment) akibat tekanan gas berlebihan sehingga berpotensi membahayakan pengemudi atau penumpang depan ketika terjadi kecelakaan. Namun sejauh ini belum ada kasus fatal akibat ledakan airbag di Indonesia.

Penggantian komponen mulai dilaksanakan pada 21 Maret dan dilakukan secara bertahap di seluruh diler resmi Honda di Indonesia. Berikut unit yang di-recall:

1. 2.856 unit Honda Accord produksi 2004-2007

2. 16.276 unit Honda Civic produksi tahun 2002-2011

3. 41.538 unit Honda City produksi tahun 2004-2013

4. 104.651 unit Honda CR-V produksi tahun 2002-2012

5. 199.167 Honda Jazz produksi tahun 2004-2014

6. 2.526 unit Honda Stream produksi tahun 2002-2006.