Keluarga Anggota Kopassus asal Ponorogo yang Tewas Dikeryok Hanya Bisa Pasrah

SURABAYAONLINE.CO, PONOROGO – Rumah duka Pratu Galang anggota pasukan elite Kopassus TNI AD yang tewas ditusuk, Minggu (5/7/2016) masih terasa suasana dukanya. Keluarga besarnya di Desa Campurejo Kecamatan Sambit Kabupaten Ponorogo seakan masih kaget, anak yang meneruskan karirnya seperti ayahnya meninggal dengan cara tragis yaitu ditusuk oleh geng motor.

“Saya masih belum habis pikir, anak laki satu-satunya yang jadi TNI seperti saya harus mati tragis. Padahal banyak harapan padanya,” kata Sugiono ayah Pratu Galang (alm) mengawali wawancara dengan beritajatim.com, Kamis (9/6.2016).

Purnawirawan Koramil Balong ini mengatakan tidak ada firasat apapun. Dia juga mengatakan Galang merupakan anak yang baik tidak pernah neko-neko.

Hal tersebut juga dikatakan oleh Siti Nur Rohmawati, ibunda dari alm Pratu Galang. Terakhir bertemu anak keduanya saat April 2016 silam.

Menurut Siti Galang sewaktu kecil sering diajak ke sawah untuk bertani. “Saat pulang April juga tidak ada firasat apapun,” katanya.

Dia berharap pelaku penusukan terhadap Galang ditangkap. “Saya memang ikhlas, mungkin ini cara Galang meninggalkan kami, namun harapan besar, pelaku ditangkap dengan segera,” katanya.

Galang masuk TNI AD pertama tahun 2012 di Kalimantan. Kemudian lulus seleksi Kopassus di Cijantung 2013. Sekarang aktif sebagai di Pusdik batujajar Jawa Barat.

Untuk sekedar diketahui, Pratu Galang meregang nyawa ditemukan tewas dengan luka tusuk di sekujur tubuhnya. Diduga, ia menjadi korban pengeroyokan oleh anggota geng motor.

Kejadian pengeroyokan terhadap Pratu Galang, berawal ketika ia bertemu dengan teman club motornya di Jalan Asia Afrika, Bandung. Sesampainya di perbatasan Kota Bandung dan Kota Cimahi, tepatnya dikawasan Jalan Rajawali ia dicegat oleh sekira 20 orang yang diduga anggota geng bermotor.

Mereka langsung mengeroyok korban dan menusuk tubuh korban sebanyak empat kali di bagian punggung. Begitu korban tak berdaya, para pelaku langsung melarikan diri. Nyawa Pratu Galang tidak tertolong dan menghembuskan nafas terakhir di RS Dustira. Dimakamkan di Ponorogo. (*)

5 thoughts on “Keluarga Anggota Kopassus asal Ponorogo yang Tewas Dikeryok Hanya Bisa Pasrah

  • 09/06/2016 at 15:34
    Permalink

    Turut berduka untuk mas Galang. Semoga pelaku segera ditangkap. Entah motif apa yang membuat para pelaku tega melakukan pembunuhan

  • 10/06/2016 at 22:21
    Permalink

    Selamat jalan ndan.. semoga amal ibadahmu trima di sisi alloh swt aminn yarob….. Selamat jalan BARET MERAH hormat kami..

  • 11/06/2016 at 19:36
    Permalink

    Semoga pembunuh diberikan balasan setimpal…semoga arwah alm galang diterima di sisiNya..dan keluarga yg ditinggalkan selalu tabah dan kuat amin yra

  • 24/06/2016 at 23:56
    Permalink

    semoga pelaku ketangkap massa, biar dibakar :3

  • 22/08/2016 at 07:08
    Permalink

    slamat jalan ndan smga tenang damai disisiNYA

Comments are closed.