Siapkan Tiga Jurus, Banyuwangi Anggarkan Dana Infrastruktur Sebesar Rp538,6 miliar

SURABAYAONLINE.CO – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menambah alokasi anggaran pembangunan infrastruktur dari Rp368,9 miliar pada 2015 menjadi Rp538,6 miliar pada 2016. Alokasi anggaran ini untuk pembangunan infrastruktur jalan, jembatan, sarana-prasana publik, dan infrastruktur sumberdaya air.

“Pembangunan infrastruktur dilakukan bertahap karena alokasi dana juga diarahkan ke sektor lain seperti pendidikan, kesehatan, dan pertanian,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Binamarga, Cipta Karya, dan Tata Ruang Banyuwangi, Mujiono.

Mujiono merinci, Rp 275 miliar diperuntukkan infrastruktur jalan dan jembatan. “Target pembangunan dan pemeliharaan jalan sepanjang 800 kilometer. Pembangunannya akan difokuskan untuk jalan penghubung antar-desa setelah pada tahun sebelumnya fokus ke jalan antar-kecamatan, seperti jalan lintas timur (JLT), Jalan Gladag-Gambor, dan Jalan Brawijaya,” katanya.

Dinas PU juga berkonsentrasi membangun jalan menuju sentra perekonomian warga, seperti jalan ke usaha pertanian. Akses menuju tempat pelayanan publik dan fasilitas pendidikan dan kesehatan menjadi pehatian.

Dinas PU juga akan membangun sejumlah jembatan, antara lain di Kecamatan Kabat, Pesanggaran, dan Jembatan Glenmore. “Masing-masing jembatan ini akan dibangun dengan lebar yang sama, yakni 6 meter. Hanya panjangnya saja yang berbeda. Jembatan di Kecamatan Glenmore paling panjang, yaitu 70 meter,” kata Mujiono.

Menurut Mujiono, jembatan Glenmore merupakan jembatan terpanjang. “Manfaatnya besar sekali sebagai jalan alternatif yang menghubungkan Glenmore-Kalibaru atau Genteng-Glenmore lewat arah utara,” katanya.

Tiga jurus
Bupati Abdullah Azwar Anas menyebut Banyuwangi telah masuk dalam persaingan global. Ia memiliki tiga jurus untuk diterapkan, yang merupakan bagian dari New Public Management.

Pertama, inovasi. ““Birokrasi tidak boleh lagi stagnan,” kata Anas. Tidak boleh ada pengulangan program tanpa inovasi dari tahun ke tahun.

Kedua, melakukan beragam terobosan. Salah satu contoh terobosan yang sudah dilakukan Anas adalah renegoisasi dengan investor tambang Tumpang Pitu. “Kami berhasil mendapatkan golden share dari tambang Tumpang Pitu berupa saham 10 persen tanpa delusi. Ini merupakan satu terobosan dan merupakan yang pertama di Indonesia,” katanya.

Terakhir, jejaring. Prestasi Banyuwangi selama ini dengan segala capaiannya merupakan salah satu wujud dari manfaat networking tersebut. Anas meminta maaf jika sering ke luar kota. “Ini tak lain hanya upaya kami membuka networking bagi Banyuwangi,” katanya.

Anas membeberkan jurusnya ini di hadapan warga Banyuwangi, di Pendopo Shaba Swagata Blambangan, Rabu (24/2/2016).(beritajatim)

One thought on “Siapkan Tiga Jurus, Banyuwangi Anggarkan Dana Infrastruktur Sebesar Rp538,6 miliar

Comments are closed.