Tak Ada Bencana di Sumenep, Sebanyak 100 ton Beras Cadangan Nganggur

SURABAYAONLINE.CO – Karena tidak ada bencana alam di Sumenep, sebanyak 100 ton Beras Cadangan Pemerintah (BCP) yang disediakan bagi korban mencana alam di Kabupaten Sumenep pada tahun anggaran 2015 lalu kini nganggur dan tidak terpakai. Puluhan ton beras tersebut dan kini masih utuh di Gudang Bulog Sumenep.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sumenep, Moh Ramli mengatakan selama tahun 2015 lalu, di Kabupaten Sumenep relatif damai dan tidak ada gangguan bencana alam serius yang sampai terjadi jatuh korban harta atau nyawa.

Karenanya, bantuan beras dari pemerintah pusat yang berupa beras cadangan pemerintah (BCP) untuk Sumenep tidak terpakai.
“Setiap tahun kita memang mencapat jatah berasa cadangan pemerintah. Namun Alhamdulillah, di Sumenep tidak ada bencana yang mengharuskan kita menyalurkan beras tersebut bagi korban bencana alam,” ujar Moh Ramli, Sabtu (23/1/2016).

Dikatakan, jatah BCP tahun 2015 ke Sumenep, sama dengan jatah tahun 2014, yakni sebanyak 100 ton. Sedangkan pada tahun 2013 Sumenep hanya mendapatkan jatah BCP sebanyak 90 ton.

Namun sejak tahun 2013 lalu, semua berasa cadangan tersebut tidak digunakan dan selalu utuh di gudang Bulog.
“Kendati ada jatah, namun khusus beras cadangan ini tidak bisa digunakan untuk kebutuhan lain. Karena khusus bantuan darurat bencana alam,” lanjut Ramli.

Tidah hanya itu saja, kendatipun benar-benar ada bencana, maka proses pendistribusiannya tidak langsung begitu saja, tetapi ada beberapa proses administrasi yang harus dilalui.

Harus ada keputusan dari Bupati dan harus mendapatkan surat persetujuan dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) setempat yang menunjukkan korban bencana alam memerlukan bantuan beras. (surya)