Kanwil DJP Jatim I Latih UMKM Jualan via Internet

SURABAYAONLINE.CO, SURABAYA- Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jawa Timur I melatih sekitar 300 pelaku usaha mikro kecil dan menengah memasarkan produk mereka melalui sistem dalam jaringan atau daring/online dengan menaruh contoh produk ke beberapa laman yang ada di Indonesia.

Kepala Bidang P2 Humas Kanwil Ditjen Pajak Jawa Timur, Teguh Pribadi Prasetya di Surabaya mengatakan, kegiatan ini mendorong pelaku UMKM di Jatim untuk lebih berkembang, dan tidak hanya bermain di sektor lokal.

“Ini adalah bentuk apresiasi kami dari Kanwil DJP Jatim I untuk memberdayakan sektor UMKM agar tidak bermain di sektor lokal saja,” ucap Teguh dalam acara bertajuk “Bisnis Development Services”, Rabu (25/11).

Ia mengatakan, tujuan kedua acara pelatihan tersebut adalah memberdayakan ekonomi kerakyatan, sesuai dengan visi dari misi pemerintah pusat. Apabila keberadaan UMKM yang ada di Jatim berkembang pesat, maka selanjutnya mereka bisa berkontribusi pada negara melalui pajak.

Selama ini, kontribusi pajak UMKM di Jatim secara spesifik tidak ada, sebab mayoritas para pelaku UMKM masih menggunakan Nomer Pokok Wajib Pajak (NPWP) personal dan bukan dalam bentuk usaha.

“Nantinya apabila mereka para pelaku UMKM itu maju dan berkembang pesat dengan penghasilan atau omzet sampai dengan Rp 48 miliar per tahun, maka akan masuk dalam pembukuan dan dikenakan pajak,” katanya.

Para pelaku UMKM akan dikenakan pajak satu persen dari total penghasilan, sesuai dengan Peraturan Pemerintah No 46/2013 tentang Pajak Penghasilan atas Usaha.