Tingkat Hunia Hotel Surabaya 60,05 Persen

SURABAYAONLINE.CO, SURABAYA-September 2015 Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Jawa Timur mencapai 60,05 persen atau naik tipis 2,90 poin dibanding TPK pada September 2014 yang hanya 57,15 persen. Naiknya penghunian kamar hotel menunjukkan bisnis hotel di Jawa Timur menjelang akhir tahun menggairahkan.

Kepala Badan Pusat Statistik Jawa Timur, M Sairi Hasbullah, di kantornya Jl Kendangsari Industri, Surabaya, Senin (23/11) menyatakan, kondisi tersebut menunjukkan tamu-tamu hotel yang menginap, berbelanja dan berwisata di Jawa Timur mulai ada peningkatan..

Peningkatan TPK tersebut juga dikarenakan ada kelonggaraan dari pemerintah memperbolehkan instansi pemerintah mengadakan rapat di hotel-hotel dengan persyaratan tertentu sehingga klasifikasi tamu hotel berbintang ada peningkaatan. Dampaknya TPK hotel bintang 4 pada selama September 2015 mencapai 71,26 persen dan merupakan TPK tertinggi dibanding TPK hotel berbintang lainnya.

Selanjutnya tertinggi lainnya TPK hotel bintang 5 sebesar 62,09 persen, diikuti hotel bintang 3 sebesar 56,79 persen, bintang 2 sebesar 48,09 persen, dan hotel bintang 1 sebesar 42,22 persen.

Sementara rata-rata lama menginap tamu (RLMT) Asing pada hotel berbintang pada Agustus 2015 mencapai 2,98 hari, naik sebesar 0,33 poin dibanding dengan pada Juli 2015 sebesar 2,65 hari. Untuk RLMT Indonesia pada Agustus 2015 mencapai 2,28 hari, mengalami kenaikan 0,31 poin dibanding bulan Juli 2015 sebesar 1,97 hari. Secara keseluruhan RLMT pada bulan Agustus 2015 sebesar 2,34 hari naik 0,34 poin jika dibandingkan dengan Juli 2015 yang hanya 2,00 hari.

Sedangkan jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang datang ke Jawa Timur melalui pintu masuk Bandara Juanda pada September 2015 tercatat 18.167 kunjungan. Tetapi jika dibanding jumlah wisman Agustus 2015 sebanyak `8,311 kunjungan turun sebesar 0,79.persen. Secara kumulatif, jumlah wisman Januari-September 2015 sebanyak 147.741 kunjungan atau turun 8,68 persen dibanding jumlah wisman periode yang sama tahun 2014 mencapai 161.788 kunjungan.

Pada bulan September 2015 wisman terbanyak berkebangsaan Malaysia jumlahnya mencapai 4.108 kunjungan atau naik 12,42 persen, diikuti kebangsaan Singapura 2.292 kunjungan atau naik 5,13 persen, dan kebangsaan Tiongkok sebanyak 1.567 kunjungan atau turun 19,89 persen dibanding sebelumnya.

Satu negara di Asia dan dua negara di Asia Tenggara tersebut selalu menempati posisi terbanyak dalam mengunjungi tempat-tempat wisata di Indonesia khususnya di daerah Jawa Timur. Selain berwisata tamu-tamu dari Malaysia dan Singapura tersebut tugas belajar dan berbisnis di Jawa Timur.

Pada September 2015 merupakan bulan mendekati natal dan rtahun Baru 2016 dipastikan jumlah wisman yang datang ke Jawa Timur meningkat tetapi khususnya wisman dari negara-negara ASEAN seperti Malaysia, Singapura, dan Brunai jumlahnya cukup banyak. Wisman dari negara-negara ASEAN banyak mengunjungi wisata alam, wisata belanja dan sebagaian melakukan ziarah kemakan para Wali yang tersebar di daerah Jawa Timur.

Diharapkan situasi tersebut terus berlanjut sampai akhir tahun dampaknya TPK hotel berbintang akan terus bergairah dan meningkat baik jumlah pengunjungnya maupun tamu-tamu hotel yang menginap.(*/infokom)