Di Arab Saudi, Semalam 1.500 Pelanggaran Lalin

SURABAYAONLINE.CO, SURABAYA-Direktorat Lalu Lintas Umum di wilayah Riyadh, Arab Saudi mengatakan bahwa ada 1.500 pelanggaran yang dilakukan pada Minggu malam lalu.

Ada 362 pengemudi ditangkap karena berbagai pelanggaran seperti ngebut, mengemudi sembrono, menyalip dari sisi kanan sisi, mengemudi tanpa lisensi, mengabaikan sinyal lalu lintas, nomor plat tidak terbaca, dan tidak ada bukti identitas.

“Tindakan keras terhadap pelanggar lalu lintas mulai pukul 10 malam dan berlangsung sampai lewat tengah malam,” kata Direktur Jenderal Direktorat Lalu Lintas, Mayor Jenderal Abdullah Al-Zahrani.

Dia mengatakan langkah itu merupakan tindak lanjut arahan dari otoritas lalu lintas tinggi karena insiden meningkatnya kecelakaan di jalan.

Sebuah laporan yang dikutip Direktorat Jenderal Lalu Lintas menyatakan bahwa ada 23 kematian per 100.000 orang beberapa waktu lalu, dengan rata-rata 19,1 kematian terjadi setiap hari di Kerajaan Arab Saudi.

ROAD CRASH
Suasana tilang di negara kaya minyak

“Dari jumlah penangkapan pada Minggu malam, 82 orang pengemudi truk dan 362 mengendarai mobil kecil,” kata Al-Zahrani.

Sebelumnya, polisi menangkap 46 warga Riyadh selama razia dan menahan pemuda terlibat dalam drifting (tafheet).

Al-Zahrani menambahkan bahwa penangkapan itu dilakukan sebagai bagian dari kampanye untuk merampingkan arus lalu lintas dan meminimalkan, jika tidak sama sekali mencegah, pelanggaran lalu lintas.

Dia mengatakan bahwa pandangan mengerikan dari darah manusia dalam kecelakaan mobil, mobil hancur dan tubuh tak bernyawa akibat kecelakaan tampaknya tidak cukup untuk mencegah mengemudi sembrono.

Seorang pejabat dari organisasi pada keselamatan lalu lintas mengatakan, “Ini benar-benar masalah kurangnya disiplin dan kurangnya penegakan batas kecepatan. Penegakan hukum secara tegas lebih dari hukum lalu lintas akan membantu.”(AN)